Politik

Soal Pertanyaan Gibran "Recehan", Begini Kata TKD Prabowo-Gibran DIY

Senin, 22 Januari 2024 - 18:57 | 15.86k
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran DIY Gandung Pardiman (paling kiri). (FOTO: Olivia Rianjani/TIMES Indonesia)
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran DIY Gandung Pardiman (paling kiri). (FOTO: Olivia Rianjani/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran DIY Gandung Pardiman menyesalkan Cak Imin dan Profesor Mahfud dalam merespons Gibran saat debat pada Minggu (21/1/2024) malam.

Dalam debat yang bertemakan 'Pembangunan Berkelanjutan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat dan Desa itu, kedua cawapres dinilainya terlalu "mengeroyok" pendamping Prabowo Subianto tersebut.

Ia menilai, mengurus negara itu merupakan sesuatu yang kompleks dan holistik, yang seharusnya bertanggung jawab dengan rencana kebijakan, bukan dengan menilai 'recehan'.

“Ngawur sekali ketika cawapres lain tak bisa menjawab pertanyaan Gibran lalu menilai pertanyaannya ecek-ecek lah receh lah, nggak bisa jawab lalu bilang soal etika, bagaimana bisa debat bicara etika, kan tidak punya kemampuan menjawab saja, itu bukan sikap negarawan," tandas Gandung usai nonton bareng di Kantor Sekretariat TKD Prabowo-Gibran DIY, Senin (21/1/2024).

Meski begitu, mewakili para pendukung dan warga yang ikut hadir dalam acara nobar itu, Gandung mengaku puas atas hasil debat dengan salah satu tema lingkungan hidup itu.

“Kami sangat puas dengan penampilan Mas Gibran, ini bukan subyektif kami sebagai pendukung karena respon positif masyarakat umum pada Gibran terlihat dominan hingga 43 persen, sementara Cak Imin 23 persen, dan 10 persen untuk Prof.Mahfud,” ucap Ketua TKD DIY Gandung Pardiman usai nonton bersama.

Politikus senior Anggota DPR RI yang juga Ketua DPD Golkar DIY turut mengklaim, adanya respon positif masyarakat umum yang menonton debat cawapres itu menunjukkan bahwa masyarakat luas sepakat jika Gibran lebih unggul dibandingkan dua cawapres lainnya.

“Gibran telah mengumpulkan dua cawapres lain dalam debat itu. Penampilan Gibran kali ini jelas akan menambah elektabilitas pasangan nomor urut 02, kami makin optimis Prabowo Gibran menang satu putaran,” sambung Gandung.

Terlebih, menurut Gandung, bahwa Calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai satu-satunya sosok yang menunjukkan keberpihakannya terhadap generasi muda dalam debat Cawapres itu. Sebab, hanya Gibran yang menyoroti potensi terbukanya 19 juta lapangan pekerjaan baru dari sektor ekonomi hijau.

Pendamping Prabowo Subianto itu juga dianggap sebagai satu-satunya kandidat yang menguasai data soal tema debat Capres-Cawapres ronde keempat tersebut. Pasalnya sejak awal, Gibran dinilai paling komprehensif dalam menyampaikan narasi secara kualitatif dan kuantitatif. Misalnya terkait energi, hilirisasi, industrialisasi yang intinya adalah membuka 19 juta lapangan pekerjaan baru.

"Jika agenda hilirisasi, pemerataan pembangunan, transisi menuju energi hijau, ekonomi kreatif, UMKM bisa dikawal, insyaallah akan terbuka 19 juta lapangan pekerjaan untuk generasi muda dan kaum perempuan. 5 juta di antaranya adalah green jobs,” kata Gibran dalam debatnya.

"Untuk menjaga stabilitas harga pangan, akan kita optimalkan peran dari TPID, ideafood, Bulog, dan bahan pangan. Untuk meningkatkan produktivitas petani akan kita terus dorong mekanisasi. Generasi muda akan kita dorong melalui smart farming," tambahnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES