Politik

AMM Kota Malang Bergerak, Dukung Demokrasi Melalui Jihad Politik

Sabtu, 10 Februari 2024 - 21:38 | 19.18k
Ketua PDM Kota Malang Prof Dr Abdul Haris bersama AMM presscon pembentukan JPPD. (Foto: Dok AMM)
Ketua PDM Kota Malang Prof Dr Abdul Haris bersama AMM presscon pembentukan JPPD. (Foto: Dok AMM)

TIMESINDONESIA, MALANG – Di tengah kondisi politik yang semakin pragmatis, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kota Malang, mengambil langkah signifikan memastikan proses demokrasi di Indonesia, khususnya Pemilu 2024 berlangsung secara jujur dan adil.

AMM sendiri terdiri dari Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Malang Raya, dan Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah.

AMM memandang, pemilu merupakan pilar demokrasi yang vital, yang harus dilindungi dari segala bentuk pelanggaran dan kecurangan. Karena itu, AMM melalui Jaringan Pemuda Peduli Demokrasi (JPPD) mengajak seluruh kader Muhammadiyah untuk aktif berpartisipasi sebagai pemantau independen di TPS-TPS.
Ini merupakan bagian dari "Jihad Politik Muhammadiyah" untuk memperjuangkan pemilu yang jujur dan adil.

Selain itu, seruan juga ditujukan kepada penyelenggara pemilu, termasuk KPU dan Bawaslu, serta seluruh jajaran petugas di TPS, untuk menjaga integritas dan netralitas. AMM Kota Malang menuntut agar semua aparat keamanan, termasuk kepolisian, militer, dan ASN, mempertahankan netralitas selama proses pemilu dan pilpres 2024.

"Para pimpinan dan pejabat negara juga diminta untuk bersikap proporsional, mengedepankan etika dan norma selama proses pemilu," seru AMM.

Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan partisipasi aktif anggotanya, AMM Kota Malang telah melaksanakan workshop Jihad Politik Muhammadiyah yang dihadiri oleh ratusan anggota. Kegiatan ini untuk mempersiapkan mereka secara lebih baik dalam mengawal proses pemilu di lima kecamatan Kota Malang. Juga memastikan bahwa pemilu 2024 dapat menghasilkan pemilihan umum yang berkualitas baik dari segi pra-in-pasca pemilu.

Pemimpin AMM Kota Malang, Ahmad Subhan (Ketua PDPM), Annisa Rosyida (Ketua PDNA), Fadhil Fathurrahman (Ketua PC IMM Malang Raya), dan Almas Nila Elmumtaz (Ketua PDIPM), menekankan pentingnya menerima hasil pemilu sebagai wujud kedaulatan rakyat. Mereka berharap bahwa siapapun yang menang atau kalah dapat menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

Inisiatif AMM Kota Malang ini merupakan contoh konkret dari partisipasi aktif masyarakat dalam memastikan integritas dan kesuksesan proses demokrasi. Melalui kegiatan-kegiatan seperti workshop dan pemantauan independen, AMM berharap dapat mendorong lebih banyak lagi partisipasi masyarakat dalam pemilu, serta meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemilu yang jujur dan adil.

Dengan komitmen dan kerja keras dari semua pihak, diharapkan Pemilu 2024 dapat berlangsung dalam suasana yang kondusif, jujur, dan adil, mencerminkan kehendak sejati dari rakyat Indonesia. Ini adalah langkah penting dalam memperkuat fondasi demokrasi di Indonesia, memastikan bahwa setiap suara terhitung dan setiap pilihan dihormati. (*)
 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Khoirul Anwar
Publisher : Rifky Rezfany

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES