Politik Pilkada 2024

PKB Kabupaten Sleman Bentuk Desk Pilkada 2024

Rabu, 08 Mei 2024 - 17:42 | 20.48k
Ketua DPC PKB Sleman, R. Agus Choliq, saat memimpin rapat berkaitan dengan Pilkada Sleman 2024. (Foto: Rahadian/TIMES Indonesia)
Ketua DPC PKB Sleman, R. Agus Choliq, saat memimpin rapat berkaitan dengan Pilkada Sleman 2024. (Foto: Rahadian/TIMES Indonesia)
FOKUS

Pilkada 2024

TIMESINDONESIA, SLEMAN – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sleman mengadakan rapat pembentukan Desk Pilkada 2024 di Puri Mataram Tridadi Sleman, Rabu (8/5/2024). Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan diri menyambut perhelatan Pilkada Sleman 2024 yang akan digelar pada November 2024, mendatang.

Ketua DPC PKB Sleman, R. Agus Choliq, menegaskan keseriusan partainya dalam menyongsong kontestasi pemilihan kepala daerah di Bumi Sembada.

Apalagi, perolehan raihan suara pada pemilihan legislatif 2024 meningkat signifikan dan menorehkan suara terbanyak sejak PKB Sleman dibentuk di Kabupaten Sleman. 

"Kami (PKB Sleman) merasa bahagia, karena sejak PKB ada di Sleman baru kali ini memperoleh suara terbanyak dengan raihan 90.793 suara dan memperoleh 7 kursi, sehingga menjadi runner-up perolehan suara setelah PDIP," kata Choliq.

Sebagai bukti keseriusan PKB pada Pilkada 2024 ini, lanjut Choliq, adalah dengan membentuk Desk Pilkada yang nantinya akan mengawal seluruh proses penjaringan bakal calon kepala daerah yang diusungan PKB hingga penetapan bupati mendatang. 

"Desk inilah yang nantinya akan bertanggung jawab atas penerimaan, pendaftaran dan melakukan penilaian kelayakan terhadap calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman untuk diusung oleh PKB di Pilkada 2024," ujarnya.

Ketua DPC PKB ini pun telah menunjuk Wiratno, sebagai Ketua Desk Pilkada 2024. Kholiq memastikan proses penerimaan, pendaftaran dan penilaian kelayakan calon akan dilaksanakan dengan terbuka dan transparan guna menemukan calon pemimpin Sleman yang terbaik. 

Sedang pendaftaran untuk cabup dan cawabup akan dibuka pada tanggal 11 Mei hingga 8 Juni 2024, meskipun bisa dilakukan secara online pendafataran, namun pemberkasan dilakukan di Kantor DPC PKB.

Direktur Bumdes Tridadi Makmur ini menambahkan, proses pendaftaran nantinya terbuka untuk kader maupun masyarakat umum dan tidak dipungut biaya pendaftaran. 

Bahkan untuk kader PKB sendiri tidak diistimewakan dan tetap harus melalui mekanisme proses pendaftaran.

"Proses pendaftaran ini terbuka baik bagi kader PKB maupun masyarakat umum. Kita tidak membedakan apalagi diistimewakan, kalau dia kader PKB maka tetap harus melalui mekanisme yang ada. Saya menjamin Desk Pilkada akan bekerja secara profesional untuk memastikan kualitas calon yang akan diusung PKB baik secara rekam jejak, rekam karya maupun visi-misinya untuk masyarakat Sleman," jelasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES