Politik

Wartawan di Pemalang Nyalon Wakil Bupati dengan Modal SEJUTA

Kamis, 09 Mei 2024 - 08:50 | 38.28k
Agus Praktikno (APT) menyerahkan berkas pencalonan dirinya sebagai bakal calon wakil Bupati Pemalang. (Foto: Ragil/TIMES Indonesia)
Agus Praktikno (APT) menyerahkan berkas pencalonan dirinya sebagai bakal calon wakil Bupati Pemalang. (Foto: Ragil/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PEMALANG – Sudah menjadi rahasia umum, jika seseorang akan mencalonkan diri sebagai Bupati atau Wakil Bupati di Pilkada memerlukan modal yang tidak sedikit. Modal uang diperlukan untuk sosialisasi dan kampanye sang calon yang tentunya tidak sedikit.

Akan tetapi hal ini tidak berlaku bagi Agus Pratikno (52) seorang wartawan salah satu media di Pemalang yang juga duduk sebagai sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI.

Agus Pratikno atau yang akrab di panggil APT, resmi mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Pemalang di DPC PDIP Pemalang, Rabu (8/5/2024) kemarin.

Wartawan dengan penampilan nyentrik berambut gondrong sebahu ini mengaku maju di Pilkada Pemalang bermodal hanya sejuta. Sejuta bukan jumlah nominal uang, akan tetapi merupakan sebuah slogan atau visi misi, yaitu Setia, Jujur, dan Nyata (Sejuta). yang artinya dengan modal sejuta itu ia ingin membawa perubahan untuk Kabupaten Pemalang.

APT menegaskan jika kehadiran dirinya mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon wakil bupati karena keinginan pribadinya sendiri.

ia mengaku, jika lebih paham akan kendala serta permasalahan di Kabupaten Pemalang. Ia selama 20 tahun menjadi wartawan.  sehingga paham, kondisi dan situasi kehidupan masyarakat pesisir utara pantai Jawa ini.

"Saya telah menjadi wartawan di Pemalang selama 20 tahun lebih, sehingga permasalahan yang ada di tengah masyarakat saya paham, Dan Itu jadi salah satu alasan mengapa saya mengambil formulir pendaftaran di DPC PDI Perjuangan," katanya.

APT menuturkan saat ini Pemalang masih tidak baik-baik saja, dengan melihat banyaknya masyarakat yang mengeluh tentang jalan rusak, harga pangan tidak stabil dan lainnya

Maka dirinya dengan modal SEJUTA (setia, jujur dan nyata) sebagai modal untuk maju dalam Pilkada November nanti, akan kah dengan hanya SEJUTA ini dirinya mampu bersaing dengan kandidat lainnya, yang jauh lebih bermodal cuan nyata, tidak hanya sekedar coretan visi dan misi belaka? Kita tunggu nantu hasilnya  (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES