Politik

Tak PD Dengan Gerindra, Danny Karter Berniat Borong Parpol Lain Untuk Jajal KLU 1

Kamis, 09 Mei 2024 - 10:33 | 17.86k
Wakil Bupati Lombok Utara yang juga Ketua DPC Gerindra KLU, Danny Karter memberikan keterangan seusai mendaftar di Kantor DPC Demokrat KLU kepada awak media. (FOTO: Hery Mahardika/TIMES Inconesia)
Wakil Bupati Lombok Utara yang juga Ketua DPC Gerindra KLU, Danny Karter memberikan keterangan seusai mendaftar di Kantor DPC Demokrat KLU kepada awak media. (FOTO: Hery Mahardika/TIMES Inconesia)

TIMESINDONESIA, LOMBOK UTARA – Wakil Bupati Lombok Utara yang juga Ketua DPC Gerindra Lombok Utara, Danny Karter memastikan dirinya bakal maju sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) Lombok Utara pada Pilkada yang akan berlangsung bulan November mendatang.

Danny Karter memastikan hal itu, setelah berupaya mendaftarkan diri ke sejumlah partai politik (Parpol), lantaran jumlah kursi partai Gerindra belum cukup sebagai syarat pendaftaran di KPU nantinya.

Tidak hanya itu, elektabilitas Danny Karter sampai saat ini, dinilai masih mentok pada posisi KLU 2 (kursi bakal calon Wakil Bupati), sehingga membutuhkan penambahan elektabilitas dengan menggandeng sejumlah partai politik yang berpotensi akan mendukungnya untuk menuju KLU 1 (kursi Bacabup).  

Diketahui, jumlah kursi Gerindra pada perolehan Pileg 2024 terpenuhi lima kursi, sehingga cukup membutuhkan tinggal satu kursi sudah memenuhi jumlah syarat di KPU yaitu 20 persen atau 6 kursi dari 30 kursi DPRD KLU. "Saya akan maju sebagai Calon Bupati bukan sebagai Calon Wakil Bupati. Ada empat partai politik yang sudah kami sasar tempat mendaftar," ungkap Danny Karter seusai pendaftaran sebagai Bacabup di Kantor PDIP Lombok Utara kepada TIMES Indonesia, Rabu (8/5/2024).

Keempat partai politik yang ditargetkan yaitu Demokrat, PDIP, NasDem, PAN. Berdasarkan informasi yang diperoleh kedekatan Danny Karterdengan petinggi Demokrat NTB sangatlah bagus, sebab Ketua Demokrat NTB, Indra Jaya Usman suami dari Ketua DPRD Lombok Barat, Hj Nurhidayah merupakan Sekretaris DPC Gerindra Lombok Barat, yang juga digadang sebagai Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) di Lombok Barat.

Kemudian PDIP, kata Danny Karter, mengaku kerap berkoalisi dengan partai Gerindra pada setiap Pilkada Lombok Utara. Termasuk juga terpilihnya sebagai Wakil Bupati pada Pilkada Lombok Utara 2020 terjalin koalisi yang kuat yang disebut barisan "merah putih".

"Untuk partai PAN dan NasDem, beberapa hari lalu mendaftarkan diri di provinsi," terangnya.

Bila dihitung jumlah kursi pada koalisi partai politik yang ditargetkan Danny sebanyak 13 kursi yang terdiri dari Gerindra 5 kursi, Demokrat 3 kursi, PDIP 3 kursi, PAN 1 kursi, dan NasDem 1 kursi. Selain itu, Danny Karter juga akan menyasar PPP dan PKS.

Danny-Karter-2.jpg

"Meskipun Gerindra memiliki 5 kursi tidak bisa berdiri sendiri harus membutuhkan koalisi berjuang dan teman berpikir. Kita ingin memastikan Pilkada Lombok Utara 2024 harus dimenangkan oleh Gerindra," katanya.

Pada intinya, bila satu napas dan perjuangan mengapa tidak dalam satu gerbong. Yang dapat dipastikan masih berdinamika, dan terus membangun komunikasi politik secara intens sampai pendaftaran di KPU pertanggal 22 Agustus mendatang.

Sementara Gerindra sampai saat ini belum ada intruksi dari DPP dan DPD untuk membuka pendaftaran pencalonan, justru diintruksikan untuk berjalan terus membangun komunikasi berdasarkan keputusan Rakerda bahwa maju Bupati. "Berdasarkan keputusan Rakerda DPD Gerindra NTB pada tahun 2022 untuk memastikan saya maju Bupati Lombok Utara pada Pilkada 2024, setiap proses yang kita jalankan tetap menyampaikan laporan ke DPD NTB," terangnya.

Selain itu, Danny Karter juga menyasar partai politik yang tidak memiliki kursi di DPRD Lombok Utara seperti partai Gelora yang langsung membangun komunikasi.

Terkait koalisi partai melihat konstalasi pemilu yang berhasil memenangkan Ketum Gerindra, Prabowo Subianto menjadi Presiden terpilih. Dan Lombok Utara suara terbanyak diraih oleh Prabowo, sehingga posisi Gerindra harus mengejar kursi KLU 1. "Saya juga membangun komunikasi politik dengan partai politik lainnya seperti Gelora yang membangun komunikasi efektif di pusat," katanya.

Terkait bakal calon wakil yang disasar, Danny Karter mengaku masih melakukan penjajakan dan survei, sebulan atau dua bulan kedepan sudah dapat diputuskan.

Ada beberapa nama yang ramai disandingkan oleh para tokoh politik yaitu Kepala Dikpora NTB, Aidi Furqon, Sekretaris DPC NasDem, Fajar Marta, tokoh Kecamatan Tanjung, Lalu Suryatna (Lalu Win). "Kita sudah melakukan penjajakan dan survei, sebulan atau dua bulan kedepan sudah kita umumkan," ungkap Danny Karter.

Sementara itu, Ketua OKK DPC Gerindra Lombok Utara, Hakamah seusai mendampingi Ketua DPC Gerindra Lombok Utara melakukan pendaftaran ke Demokrat dan PDIP. "Yang jelas dan pasti, kami mengacu kepada keputusan Rakerda mengusung Ketua DPC Gerindra Lombok Utara sebagai calon Bupati, bukan sebagai Calon Wakil Bupati," tegasnya di halaman Kantor Gelora Lombok Utara dihadapan para wartawan.

Ada beberapa alasan sehingga harus memilih KLU 1 yaitu, Presiden dari Gerindra, memperoleh lima kursi pada Pileg 2024, sudah tiga kali berturut-turut mengusung Wakil Bupati, pada Pilkada 2010 mengusung Rifai-Sarif, Pilkada 2015 mengusung Najmul-Sarif, Pilkada 2020 mengusung Djohan-Danny.

Dari ketiga Pilkada sekali gagal, dua kali menang, sehingga hal itu menjadi pertimbangannya juga. "Keputusan kita tetap pada posisi calon KLU 1, bukan lagi calon KLU II. Kalau KLU II gak perlu kami bergerak," katanya. 

Sementara itu, Ketua DPC Demokrat Lombok Utara, Zarkasyi Haq menyatakan, dengan semangat yang tinggi, Danny Karter resmi mendaftar, semoga Demokrat dan Gerinda menjadi koalisi. Pihaknya akan melihat elektabilitas sesuai survei yang sedang berjalan.

"Sudah ada beberapa yang mendaftarkan ke Demokrat, dan sekarang saudara Wakil Bupati, nanti akan melihat elektabilitas yang sedang kami lakukan baru kami sampaikan ke DPD dan DPP," katanya.

Sekretaris DPC PDIP Lombok Utara, I Made Kariyase menyatakan, PDIP dan Gerindra memiliki kesamaan ideologi yaitu Pancasila. PDIP selalu konsisten berkoalisi dengan Gerindra. Hingga saat ini PDIP akan diserahkan diluar kader, karena internal PDIP sendiri belum ada yang mendaftarkan diri.  "Koalisi PDIP-Gerindra selalu menang, dan semoga di Pilkada 2024 kembali berkoalisi," ucapnya.

Dengan pendaftaran Danny Karter untuk memborong partai politik, membuat konstalasi politik di Lombok Utara semakin menghangat. Salah satu Bacabup yang dinanti-nantikan yaitu Najmul Akhyar, berdasarkan informasi yang dihimpun, telah memasang paslon final, sesuai petunjuk petinggi NWDI (ormas Islam jamaah terbesar di NTB)  dan Perindo. Sementara itu, Muchsin Efendi dan Kusmalahadi Syamsuri sedang berebut pengaruh DPP PKB, yang sampai saat ini masih bersifat dinamis. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES