Politik

Bung Karno Milik Seluruh Rakyat Indonesia, PDIP: Terima Kasih Pak Prabowo

Jumat, 10 Mei 2024 - 16:28 | 16.95k
Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah.
Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah.

TIMESINDONESIA, JAKARTAPDI Perjuangan mengapresiasi Prabowo Subianto atas pernyataannya bahwa Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia.

Ahmad Basarah, Ketua DPP PDI Perjuangan menyatakan bahwa pernyataan itu sangat sesuai, namun menganggap kurang tepat jika terkesan Bung Karno hanya dimiliki oleh satu partai.

"Bung Karno adalah Bapak Bangsa Indonesia dan seharusnya diakui oleh seluruh rakyat," ucapnya, Jumat (10/5/2024).

"Dan saya kira sudah tepat Pak Prabowo menyatakan Bung Karno milik seluruh rakyat Indonesia karena memang sejatinya Bung Karno adalah seorang  Bapak Bangsa Indonesia," ucapnya.

Basarah menekankan bahwa pernyataan Prabowo mencerminkan kesuksesan PDI Perjuangan dalam mengembalikan status dan peran Bung Karno ke tempat yang seharusnya.

Dia juga menyoroti perlakuan terhadap Bung Karno pada masa Orde Baru yang tidak sejalan dengan penghargaan yang seharusnya diberikan kepada Pejuang Kemerdekaan dan Proklamator Bangsa.

Di masa Orde Baru dulu Bung Karno tidak mendapatkan pengakuan dan perlakuan seperti yang Pak Prabowo tegaskan sekarang karena pada masa itu Bung Karno diperlakukan tidak sebagaimana mestinya sebagai seorang Pejuang Kemerdekaan, Proklamator  Bangsa, Penggali Pancasila dan Presiden Pertama Republik Indonesia,” terang Ahmad Basarah yang juga Wakil Ketua Lakpesdam PBNU itu.

Dalam perjuangan politiknya, PDI Perjuangan tidak pernah mengklaim Bung Karno hanya milik satu kelompok atau partai, karena Bung Karno adalah milik bangsa Indonesia dan dunia.

Basarah berharap agar jika Prabowo menjadi Presiden, ia akan menjalankan kepemimpinannya sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang ditinggalkan oleh Bung Karno dan para pendiri bangsa.

Dia juga menginginkan agar Prabowo tidak menolak kritik dan memperlakukan pihak-pihak yang tidak setuju dengan pemerintahannya sebagai "pengganggu", karena demokrasi Pancasila menganjurkan adanya keseimbangan politik dan pengawasan rakyat terhadap pemerintahan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES