Politik Pilkada 2024

Ra Hamid Sebut Ada Misi Rekonsiliasi Sosial Maju Pilkada Bondowoso

Jumat, 10 Mei 2024 - 16:46 | 25.98k
KH Abdul Hamid Wahid (baju batik biru) saat menghadiri kegiatan PC Ansor Bondowoso. Ia diapit mantan Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin dan KHR Azaim Ibrahimy. (Foto: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
KH Abdul Hamid Wahid (baju batik biru) saat menghadiri kegiatan PC Ansor Bondowoso. Ia diapit mantan Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin dan KHR Azaim Ibrahimy. (Foto: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
FOKUS

Pilkada 2024

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Nama KH Abdul Hamid Wahid alias Ra Hamid mulai santer dibicarakan sebagai bakal calon bupati Bondowoso pada momen Idul Fitri lalu. 

Namanya semakin menguat  sebagai calon  kepala daerah pada Pilkada 2024 setelah dipromosikan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan dipasangkan dengan Sekjen PKB, Tohari. 

Padahal sebelumnya, nama Rektor Universitas Nurul Jadid (Unuja) itu tidak masuk dalam radar bakal calon bupati Bondowoso. 

Sebelum dipromosikan PKB, Ra Hamid memang sempat melakukan silaturahmi ke sejumlah pesantren, termasuk dua pesantren besar di Situbondo. 

Dua pesantren yang dikunjungi Ra Hamid adalah Pondok Pesantren Wali Songo dan Pondok Pesantren Sukorejo. Kedua pesantren itu memiliki pengaruh besar terhadap peta politik di Bondowoso. 

Meskipun kunjungan ke pesantren di Situbondo disebut silaturahmi biasa. Namun kenyataannya, berawal dari silaturahmi itulah Ra Hamid kemudian didorong maju Pilkada Bondowoso oleh salah seorang ulama besar di Situbondo. 

TIMES Indonesia baru berhasil mewawancarai Ra Hamid saat hadir di acara GP Ansor Bondowoso pada 5 Maret 2024 lalu. 

Menurutnya, ia maju di Pilkada Bondowoso bukan karena keinginan pribadi tetapi karena didorong oleh para ulama. 

“Maju apa, saya didorong oleh para kiai,” kata dia saat dikonfirmasi sejumlah wartawan. 

Menurutnya, pencalonan dirinya sendiri untuk mendorong adanya rekonsiliasi sosial dan mewujudkan misi kebersamaan.

“Kalau konteksnya ke arah rekonsiliasi sosial, menata kebersamaan yang lebih baik. Kan tantangan kita ke depan berat,” terang dia.

Sementara itu, Ketua DPRD Bondowoso, Ahmad Dhafir menegaskan bahwa pasangan Ra Hamid-Tohari (Ratoh) sudah final karena berdasarkan hasil musyawarah. 

Ia juga menegaskan, bahwa Ra Hamid adalah sosok yang cerdas dan sangat layak untuk memimpin Bondowoso. 

Ketua DPRD Bondowoso itu menegaskan, dirinya lah orang pertama yang paling bertanggung jawab atas kemenangan pasangan Ratoh (Ra Hamid-Tohari) ini. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES