Politik Pilkada 2024

Kak Fai Siap Wujudkan Wisata UMKM dan Berdayakan Santri Jika Terpilih Wakil Wali Kota Malang

Kamis, 16 Mei 2024 - 20:51 | 13.09k
Fairouz Huda alias Kak Fai, Bakal Calon Wakil Wali Kota Malang saat memaparkan visi misi dihadapan para santri. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Fairouz Huda alias Kak Fai, Bakal Calon Wakil Wali Kota Malang saat memaparkan visi misi dihadapan para santri. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
FOKUS

Pilkada 2024

TIMESINDONESIA, MALANG – Usai mendeklarasikan siap maju Bakal Calon Wakil Wali Kota Malang di Pilkada 2024, Fairouz Huda atau biasa disapa Kak Fai ingin mewujudkan Kota Malang yang lebih maju dan berdaya.

Dihadapan para santri di Pondok Pesantren Luhur, Sumbersari, Kota Malang, Kak Fai ingin mewujudkan wisata UMKM Kota Malang.

"Saya gemas melihat realitas Kota Malang. Kami amati, ternyata Kota Malang ini perlu memberdayakan UMKM lewat wisata," ujar Kak Fai, Kamis (16/5/2024).

Kak Fai mengungkapkan, memakai istilah wisata karena ia ingin mewujudkan destinasi wisata ikonik bagi Kota Malang.

Jika Kabupaten Malang ikonik dengan destinasi wisata alam, Kota Batu ikonik dengan destinasi wisata buatan, maka Kota Malang akan lahir melalui destinasi wisata UMKM.

"Kami siap menjadi marketing bagi UMKM Kota Malang. Banyak kuliner di sini dan banyak tempat nongkrong," ungkapnya.

Tak hanya itu, ia juga menyadari bahwa Pemkot Malang selama ini tidak menyadari banyaknya pondok pesantren mahasiswa di Kota Malang, seperti halnya Pondok Pesantren Luhur.

Ia ingin berkolaborasi dengan Pondok Pesantren mahasiswa di Kota Malang. Dimana, hal ini tentu selain untuk menimba ilmu agama dan memperkuat leadership, bisa membantu menjaga kondusifitas Kota Malang.

"Pemerintah juga harus memperhatikan para ustadz dan guru di pesantren. Alokasikan lah anggaran untuk mereka yang setiap hari meluangkan waktu mendidik para santri," bebernya.

Bukan soal asal Kota Malang atau luar Malang bahkan luar Jawa. Namun, seharusnya menurut Kak Fai, Pemkot Malang harus bisa melihat peluang bahwa para santri mahasiswa bisa dijadikan marketing bagi wisata Kota Malang.

"Kenapa tidak dijadikan duta wisata UMKM. Saat mereka pulang kampung, bisa memasarkan potensi wisata UMKM di Kota Malang. Kalau semua digerakkan, Kota Malang akan menjadi lebih hidup ekonominya," tandas Kak Fai.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES