Politik Pilkada 2024

Hasil Riset LTI: 88 Persen Warga Kota Malang Tidak Tahu Kapan Pilkada

Senin, 20 Mei 2024 - 16:00 | 21.43k
Ilustrasi Pilkada 2024. (Foto: Dok. TIMES Indonesia)
Ilustrasi Pilkada 2024. (Foto: Dok. TIMES Indonesia)
FOKUS

Pilkada 2024

TIMESINDONESIA, MALANGHasil riset yang dilakukan Litbang TIMES Indonesia (LTI) menunjukkan hampir 90 persen warga Kota Malang tidak mengetahui waktu pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Fakta tersebut membawa konsekuensi pentingnya pemerintah maupun lembaga berwenang dalam Pemilu lebih gencar melakukan sosialisasi.

Dalam riset survei yang dilakukan pada periode 5 Mei hingga 12 Mei 2024, LTI melakukan wawancara tatap muka dengan responden yang merupakan warga Kota Malang. Salah satu pertanyaan wawancara berkaitan dengan waktu pelaksanaan Pilkada serentak 2024. 

"Salah satu poin pertanyaannya meminta responden untuk menyebutkan tanggal dan bulan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024," ujar Direktur LTI, Ferry Agusta, Senin (20/5/2024).

Hasilnya, sebanyak 69,9 persen menjawab pertanyaan namun jawabannya salah. Sedangkan 18,2 persen mengaku tidak tahu waktu pelaksanaan Pilkada. Selebihnya, 12,3 persen menjawab dengan benar.

Kendati hampir 90 persen tidak mengetahui, namun mereka memiliki keinginan yang tinggi untuk berpartisipasi pada Pilkada dengan memilih. 

"Hasil survei LTI, sebanyak 90 persen responden menyatakan akan ikut memilih saat Pilkada 2024," ujar Ferry.

"Sebanyak 4,2 persen menjawab tidak akan memilih dan 5,8 persen tidak tahu atau tidak menjawab," sambungnya.

Ferry menambahkan, berdasarkan hasil riset tersebut perlu upaya dari insitusi terkait untuk melakukan sosialisasi agar partisipasi masyarakat tinggi. Hal itu juga perlu dibarengi dengan edukasi politik untuk memilih pemimpin yang amanah dan berintegritas.

"Pemerintah baik pusat maupun daerah juga institusi penyelenggara seperti KPU dan Bawaslu perlu lebih gencar melakukan sosialisasi yang dibarengi dengan edukasi," kata Ferry.

Ferry menginformasikan, riset survei dilakukan LTI dengan penarikan sampel menggunakan metode mulstistage random sampling. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 500 responden yang merupakan warga Kota Malang yang telah berusia 17 atau telah menikah. 

"Margin of error dari survei ini kurang lebih 4,5 persen. Artinya tingkat keakuratannya mencapai 95,5 persen," kata dia. 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan jadwal Pilkada Serentak 2024 sebagaimana tercantum dalam Peraturan KPU RI Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024. 

Berdasarkan keputusan KPU tersebut, pelaksanaan Pilkada Serentak digelar pada Rabu, 27 November 2024. Hampir seluruh provinsi di Indonesia akan menggelar Pilkada kecuali Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang kepala daerahnya merupakan hasil penetapan bukan pemilihan. Artinya, ada 37 provinsi yang menggelar Pilkada. Sementara, terdapat 508 kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES