Politik Pilkada 2024

Tiga Partai Besar Siap Koalisi untuk Pilkada Kabupaten Malang 2024

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:52 | 36.27k
'Jagongan Bareng' Wakil Bendahara DPD Golkar Jatim, Rudiatul Mustaufik, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Malang, Abdul Qodir, dan Sekretaris DPC Gerindra Kab.Malang, Zia'ul Haq di salah satu Cafe di Kota Malang, Kamis (23/5/2024) (Foto: Dok. TIN)
'Jagongan Bareng' Wakil Bendahara DPD Golkar Jatim, Rudiatul Mustaufik, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Malang, Abdul Qodir, dan Sekretaris DPC Gerindra Kab.Malang, Zia'ul Haq di salah satu Cafe di Kota Malang, Kamis (23/5/2024) (Foto: Dok. TIN)
FOKUS

Pilkada 2024

TIMESINDONESIA, MALANG – PDI Perjuangan, Golkar, dan Gerindra di Kabupaten Malang, siap berkoalisi dalam Pilkada Kabupaten Malang 2024. Hal itu diawali dengan menjalin komunikasi secara intensif. Utamanya soal kemajuan Kabupaten Malang kedepan.

Pada Kamis (23/5/2024), Wakil Bendahara DPD Golkar Jawa Timur, Rudiatul Mustaufik, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Abdul Qodir, dan Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Malang, Zia'ul Haq, bertemu sembari 'jagongan bareng' di salah satu Cafe di Kota Malang.

"Kita jalin komunikasi secara intensif. Masih sebatas komunikasi biasa. Belum bicara lebih dalam soal Pilkada. Tapi banyak diskusi soal Kabupaten Malang kedepan," kata Abdul Qodir, ditemui usai pertemuan.

Pertemuan itu hanya sebatas menyamakan frekuensi bagaimana ke depannya untuk menguatkan peran partai, baik di parlemen maupun di tengah masyarakat Kabupaten Malang. 

"Supaya pemerintahan baru hasil Pilkada 2024 bisa optimal menjalankan fungsi pelayanan pada masyarakat," jelas pria yang populer disapa Adeng itu.

Lebih lanjut Adeng menyampaikan bahwa pembahasan pada pertemuan itu tentunya tidak jauh dari kolaborasi dan arah koalisi antar partai politik untuk menyongsong Pilkada 2024. 

"Obrolan yang mengarah pada koalisi partai dalam Pilkada 2024. Nantinya kita laporkan kepada DPC. Selanjutnya tinggal nanti DPC secara kelembagaan menguatkan saja, dan kita selalu update perkembangan dinamika di daerah kepada DPP partai masing-masing melalui DPD," katanya. 

Ketika ditanya apakah ada pembahasan mengenai sosok yang akan disandingkan dalam Pilkada 2024? Adeng mengaku bahwa diskusi kecil dengan Rudiatul Mustaufik dan Zia'ul Haq belum sampai membahas soal kandidat yang akan diusung.

"Pertemuan tadi secara spesifik belum membahas soal figur tertentu, hanya sedikit membedah problematika yang muncul selama 4 tahun pemerintahan berjalan dan optimalisasi peran partai ke depannya," tuturnya.

Hal yang sama, Zia'ul Haq dari Gerindra menyampaikan, bahwa apa yang disampaikan Abdul Qodir hal yang benar. "Arah koalisi untuk membangun Kabupaten Malang lebih baik kedepannya," jelasnya.

"Hal ini adalah langkah baik. Ke depan, bagaimana eksekutif dan legislatif ini berjalan bersama, tidak putus. Dan bisa mewujudkan kesejahteraan, kemakmuran masyarakat Kabupaten Malang. Supaya tidak hanya sebatas slogan saja," ujar Zia.

Soal kerjasama politik untuk mengusung sosok tertentu katanya, bisa saja dilakukan dengan siapapun. Asalkan, kata dia, sosok tersebut dapat mengatasi segala problematika yang timbul di Kabupaten Malang. 

"Kita pasti menawarkan calon, kalau di Gerindra ada Pak Chusni, PDIP menawarkan dua calon, ada Haji Gunawan dan HM Sanusi. Partai Golkar juga ada calon yang diusung. Makanya penjajakan-penjajakan itu kita lakukan. Ini kita bangun terus menerus," tegasnya. 

Ditanya soal peluang koalisi antara Gerindra, Golkar, dan PDI Perjuangan, soal calon Bupati dan Wakil Bupati Malang, Zia menjelaskan bahwa hal tersebut masih terlalu dini untuk dibicarakan. 

Namun, ketiga partai itu bersepakat untuk membawa Kabupaten Malang lebih baik ke depannya. "Yang jelas kita harus membangun Malang lebih baik. Tiga partai ini meletakkan dasar-dasar, pondasi, agar Kabupaten Malang lebih baik," tambahnya. 

Lebih dalam lagi katanya, tiga partai itu sedang berkompromi untuk mencari sosok yang ideal untuk di calonkan di Pilkada Kabupaten Malang. "Artinya, ketiga partai ini sudah duduk bareng, siap berkoalisi untuk kepentingan kemajuan Kabupaten Malang yang lebih baik," jelasnya.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES