Politik

Spanduk 'Pak Mbois' Wahyu Hidayat Dipastikan Tak Gunakan APBD Pemkot Malang

Jumat, 05 Juli 2024 - 16:13 | 14.46k
Spanduk 'Pak Mbois' Wahyu Hidayat yang terpampang di salah satu sudut wilayah Kota Malang. (FOTO: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Spanduk 'Pak Mbois' Wahyu Hidayat yang terpampang di salah satu sudut wilayah Kota Malang. (FOTO: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Munculnya spanduk Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dengan tagline 'Pak Mbois' akhir-akhir ini menjadi sorotan. Apalagi, banyak sorotan yang mengarah ke Pilkada Kota Malang 2024 mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Pemkot Malang memastikan tak ada sentuhan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam pemasangan spanduk tersebut.

Saat ditemui, Wahyu mengatakan bahwa dirinya juga tak tahu soal adanya spanduk bergambar dirinya tersebut. 

Ia juga memastikan bahwa spanduk-spanduk yang terpasang di hampir seluruh sudut Kota Malang tersebut tak menggunakan APBD.

"Spanduk itu bukan dari APBD, saya juga tidak tahu itu spanduk siapa yang masang," ujar Wahyu, Jumat (5/7/2024).

Ia menyebut, adanya spanduk tersebut bisa dimungkinkan dukungan masyarakat terhadap program-program Pemkot Malang selama ia pimpin sebagai Pj Wali Kota Malang.

Wahyu menegaskan, spanduk tersebut terpasang tak menggunakan APBD maupun kantong pribadinya.

"Karena saya melihat banyaknya yang mendukung terkait program pemerintah. Dari kantong pribadi juga tidak," ungkapnya.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso mengatakan hal yang sama dengan Wahyu Hidayat.

Ia memastikan bahwa Pemkot Malang tak mengalokasikan anggaran untuk pemasangan spanduk bergambar Pj Wali Kota Malang yang kini banyak menjadi sorotan.

"Tidak ada di DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) untuk kegiatan seperti itu (spanduk Wahyu Hidayat)," tegasnya.

Ia mencontohkan, pada momen HUT ke-110 Kota Malang April 2024 lalu, selain iklan layanan masyarakat yang dialokasikan Pemkot Malang, banyak juga kelompok masyarakat dari berbagai elemen turut memberikan dukungan beragam untuk program Pemkot Malang.

"Jadi ada iklan layanan masyarakat ini yang memang dilakukan Pemkot. Ada pula iklan layanan masyarakat yang diberikan masyarakat," tuturnya.

Dengan begitu, ia memastikan munculnya spanduk 'Pak Mbois' Wahyu Hidayat bukanlah program Pemkot Malang. Sehingga, untuk penganggarannya tidak menggunakan APBD. Terlebih, penganggaran suatu kegiatan pemerintah secara mekanisme, melalui tahapan yang panjang dan tak asal mengucurkan dana.

"Jadi spanduk pak Pj mungkin iklan layanan masyarakat yang diberikan oleh warga atau kelompok masyarakat. Yang terpenting, bukan dari APBD," katanya.

Selain dipastikan tak menggunakan APBD, Erik menilai tak ada unsur komersial. Sehingga, diyakini bahwa spanduk itu murni dari masyarakat dan tudingan penggunaan APBD dalam spanduk itu adalah tidak tepat.

"Masyarakat Kota Malang sebenarnya sudah sangat teredukasi dan paham. Makannya, banyak sekali kelompok masyarakat dari aspek filantropi, memberikan dukungan terhadap iklan layanan masyarakat dengan beragam bentuk, baik sosial hingga pendidikan," tandasnya.

Sebagai Informasi, spanduk 'Pak Mbois' bergambar Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat tersebut akhir-akhir ini memang muncul di setiap sudut wilayah Kota Malang.

Spanduk tersebut terpampang tulisan tagline HUT Kota Malang 'Berselaras Menuju Kota Malang Berkelas'. Kemudian, terdapat juga logo HUT ke-110 Kota Malang beserta wajah karikatur Wahyu Hidayat dibarengi tulisan 'Pak Mbois'.

Kemudian, spanduk tersebut memperlihatkan secara jelas foto Wahyu Hidayat dengan pose mengepalkan tangan. Dalam spanduk 'Pak Mbois' tu, Wahyu menggunakan pakaian warna merah dan jam warna merah serta tulisan cap 'Asli Ngalam'. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES