Politik Pilkada 2024

Relawan NIAT Cerme Minta Incumbent Maju Lagi di Pilkada Gresik 2024

Sabtu, 06 Juli 2024 - 21:43 | 20.03k
Relawan NIAT Jilid II Kecamatan Cerme saat deklarasi (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)
Relawan NIAT Jilid II Kecamatan Cerme saat deklarasi (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)
FOKUS

Pilkada 2024

TIMESINDONESIA, GRESIKRelawan NIAT (Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah) Kecamatan Cerme meminta pasangan petahana (Incumbent) maju lagi di Pilkada Gresik 2024.

Ketua Relawan NIAT jilid II Kecamatan Cerme, Maghfur mengatakan kinerja Gus Yani dan Bu Min selama menjabat Bupati dan Wabup Gresik harus dilanjutkan.

Sebab, banyak masyarakat yang meminta Gus Yani lanjut di periode kedua untuk menyelesaikan pembangunan yang sudah berjalan. 

"Tim relawan NIAT jilid II Kecamatan Cerme menggelar deklarasi untuk meminta Gus Yani Bu Min untuk mencalonkan kembali di Pilkada 2024, karena banyak masyarakat di bawah yang ingin Gus Yani lanjut dua priode," katanya, Jum'at (5/7/2024). 

Masyarakat di Kecamatan Cerme khususnya, kata Maghfur, telah merasakan manfaat intensitas banjir yang berkurang dikarenakan normalisasi kali Lamong yang masif dijalankan selama 3,5 tahun meski saat itu sedang pandemi 

"Banyak juga relawan NIAT yang menginginkan Gus Yani melanjutkan pembangunan normalisasi kali lamong di periode ke 2. Karena normalisasi yang sudah berjalan dengan kurun waktu 3 tahunan ini sudah baik di beberapa desa seperti morowudi, meski belum bisa tuntas di semua desa," tambahnya.

Selain itu, masih di Kecamatan Cerme, Gus Yani membawa perubahan di Wedani dengan mengangkat sentra batik di kancah Nasional. 

Kepedulian terhadap UMKM perajin batik ini, kata Isa merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam pemerataan ekonomi di desa. 

"Dan Gus Yani melakukan promosi Batik Wedani di tingkat daerah, regional dan nasional. Ini adalah salah satu bentuk keseriusan untuk membangukan batik khas asal Cerme dan menggaungkan umkm untuk maju," ujarnya.

Sementara Ketua Tim Perempuan Relawan NIAT Kecamatan Cerme, Kholifah mengatakan jika deklarasi dari para relawan karena memang melihat kinerja bagus Bupati Gresik Gus Yani.

Hanya saja, kata dia, program nawa karsa yang bagus belum bisa tuntas hanya dalam waktu 3,5 tahun.

"Kemarin kan periode pak Bupati ada Covid-19, jadi dalam waktu itu gak bisa berbuat terhadap pembangunan, makanya perlu tambahan waktu di periode kedua supaya menuntaskan program nawa karsa yang bagus tersebut," ungkapnya.

Masih kata Kholifah, kalau ada yang belum bisa tuntas, kita tuntaskan di periode kedua. Lebih lanjut Kholifah menyebut, slogan perubahan yang digaungkan Gus Yani bukan pepesan kosong.

Seperti Islamic Center di Kecamatan Balongpanggang yang semula mangkrak oleh kepala daerah sebelumnya, beberapa bulan lalu sudah diresmikan.

"Islamic Center sekarang jadi bagus kan? Rumah Sakit Sehati di Gresik Selatan sudah ada, normalisasi kali Lamong masih terus ditangani supaya tidak banjir, jalan poros desa juga diperbaiki, terminal bunder sekarang juga bagus," tambahnya.

Diakui Kholifah, kepemimpinan Gus Yani memang tidak bisa memuaskan semua pihak. Namun, ia mengajak masyarakat lain melek progress pembangunan yang sudah dilakukan Gus Yani dan Bu Min selama menjabat dalam periode yang cukup singkat ini. 

"Contohnya UHC, ada banyak orang tidak mampu berobat karena angsurannya di BPJS macet karena ada tunggakan. Sekarang di RSUD IBNU SINA Bunder dan sejumlah Puskesmas warga yang tidak mampu bisa berobat gratis hanya dengan bawa KTP," ujarnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES