Politik Pilkada 2024

Hadirkan 4 Balon Bupati, DPD Golkar Banjarnegara Gelar Dialog Politik Pilkada 2024

Minggu, 07 Juli 2024 - 17:25 | 18.08k
DPD Golkar Banjarnegara gelar dialog politik bersama 4 bakal calon bupati dan wakil bupati di Aula gedung Golkar Banjarnegara, Minggu (7/7/2024). (Foto: Muchlas Hamidi/TIMES Indonesia)
DPD Golkar Banjarnegara gelar dialog politik bersama 4 bakal calon bupati dan wakil bupati di Aula gedung Golkar Banjarnegara, Minggu (7/7/2024). (Foto: Muchlas Hamidi/TIMES Indonesia)
FOKUS

Pilkada 2024

TIMESINDONESIA, BANJARNEGARA – DPD Partai Golkar Kabupaten Banjarnegara menggelar pendidikan politik dan dialog interaktif dengan bakal calon bupati (Bacabup) dan wakil bupati (Bacawabup)  jelang Pilkada 2024.  Acara ini digelar di Aula gedung Golkar Banjarnegara, Minggu (7/7/2024).

Ketua DPD Partai Golkar Banjarnegara, Agus Junaidi mejelaskan, kegiatan dihadiri oleh jajaran pengurus partai Golkar, 4 bakal calon bupati yakni dr Amalia Desiana, dr Bugar Wijiseno, Fahmi Umar Irawan dan Drs Dwi Suryanto S.Sos MSi.

DPD Golkar Banjarnegara juga mendatangkan Andi Ali Said Akbar, pengamat politik dari Unsoed Purwokerto dan Dr Iqbal Wibisono, tim pemenangan Pemilu Jateng dan DIY DPD Golkar Provinsi Jawa Tengah.

"Diharapkan dengan kegiatan pendidikan politik dan dialog Interaktif dengan bakal calon bupati dan wakil bupati Banjarnegara ini akan mendapatkan gambaran nyata sejauh mana para kandidat memiliki program, kapasitas dan komitmen untuk Banjarnegara yang lebih maju lima ke depan," ujar Agus yang juga sebagai moderator dalam acara ini.

Agus juga menjelaskan, bahwa ke 4 kandidat ini memiliki kemampuan yang berbeda karena berlatar aktifitas yang berbeda. 

Namun demikian mereka mampu memberikan jawaban cerdas dari panelis dan moderator. Mereka memiliki konsep - konsep dalam membangun Banjarnegara, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan upaya mengurangi pengangguran.

 "dr Amalia Desiana misalkan dia seorang dokter dan pernah anggota DPRD dua periode, dia juga sebagai ketua PMI Banjarnegara," Agus menjelaskan

Kemudian dr Bugar, sambugnya, dia juga sebagai praktisi kesehatan, dia sebagai direktur PKU Muhammadiyah dan Ketua IDI Banjarnegara, Fahmi sebagai pengusaha.

"Lalu ada Dwi Suryanto. Dia adalah sosok birokraat yang berpengalaman puluhan di bidang pemerintahan. Tentunya semuanya memiliki kelebihan sekaligus me jadi cacatan strategis partai Golkar dalam rangka memberikan gambaran kepada DPP sebagai syarat mendapatkan rekomendasi" ujarnya lagi.

Setelah dialog politik ini jelas Agus, 4 nama ini kemudian akan diklarifikasi oleh DPD Golkar Provinsi Jawa Tengah dan selanjutnya diserahkan ke DPP di Jakarta.

Agus menyebut, pihaknya mendatangkan tim pemenangan Pemilu Jateng DIY agar dapat menyaksikan langsung suasana yang berkembang di Banjarnegara.

"Begitu juga dengan kehadiran  pengamat politik dari Unsoed untuk memberikan tanggapan terhadap suasana dialog politik dan memberikan cayatan penting tentang Banjarnegara ke depan," ucapnya.

Usai mengikuti dialog politik, dr Bugar Wijiseno maupun Dwi Suryanto berharap Partai Golkar Banjarnegara dapat memberikan rekomendasi kepada dirinya.

"Kami akan berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Banjarnegara lima tahun mendatang," ujar dr Bugar Wijiseno dan Dwi Suryanto. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES