Advertisement
Politik

Rekapitulasi Penghitungan Pilkada Gresik, Ini Perolehan Suara Paslon Yani-Alif

Paalon tunggal Pilkada Gresik Yani-Alif mendapat 59,72 persen, sedangkan Kotak Kosong 40,28.

TIMES Indonesia,
Rekapitulasi Penghitungan Pilkada Gresik, Ini Perolehan Suara Paslon Yani-Alif
Rekapitulasi penghitungan suara di Pilkada Gresik 2024. (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)
A-AA+

Gresik Rekapitulasi penghitungan Pilkada Gresik 2024 dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik.

Dari hasil tersebut, paslon tunggal Fandi Akhmad Yani dan Asluchul Alif meraih 366.944, sementara kolom Kosong 247.479 suara, serta Tidak Sah 35.749 suara. 

Advertisement

Sehingga bila diprosentase antara dua paslon nomor urut, Yani-Alif mendapat 59,72 persen dan Kotak Kosong 40,28 persen.

Ketua KPU Gresik, Akhmad Taufik, mengapresiasi peran aktif semua elemen yang terlibat pada pesta demokrasi kali ini.

Menurut dia, peran PPK, PPS, KPPS, hingga seluruh elemen masyarakat yang turut serta mensukseskan Pilkada 2024.

“Kolaborasi semua pihak sangat penting untuk mensukseskan Pilkada ini. Tanpa dukungan mereka, tahapan ini tidak akan terwujud dengan baik,” katanya, Rabu (4/12/2024).

Diketahui, pasca rekapitulasi di tingkat kabupaten, hasil Pilkada akan dilanjutkan ke tahapan provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 7–8 Desember 2024.

Advertisement

Taufik menyebut, meski angka partisipasi pemilih mengalami sedikit penurunan dibandingkan Pilkada sebelumnya. 

Dia menilai pelaksanaan kali ini tetap positif, pihaknya juga berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat.

"Pasca rekapitulasi ini, proses di tingkat provinsi akan berlangsung pada 7-8 Desember nanti. Kita berharap semua berjalan lancar hingga pelantikan pada Februari mendatang,” tutupnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Akmalul Azmi
PenulisAkmalul AzmiSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (2017). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia