Advertisement
Politik

PKS Jombang Komitmen Kawal Pemerintahan Warsubi-Salman

PKS Jombang  berkomitmen untuk mengawal pemerintahan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih H. Warsubi dan KH. Salmanudin Yazid (WarSa) selama lima tahun ke depan.

TIMES Indonesia,
PKS Jombang Komitmen Kawal Pemerintahan Warsubi-Salman
Rakerda DPD PKS Jombang yang diselenggarakan di salah satu hotel di Jombang pada Sabtu (7/12/2024). (FOTO: Dok. PKS Jombang)
A-AA+

JOMBANG Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Jombang (PKS Jombang)  berkomitmen untuk mengawal pemerintahan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih H. Warsubi dan KH. Salmanudin Yazid (WarSa) selama lima tahun ke depan. 

Hal ini ditegaskan Ketua DPD PKS Jombang, Didik Darmadi, dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKS Jombang yang digelar pada Sabtu (7/12/2024) di salah satu hotel di Jombang.

Advertisement

"Rakerda ini menjadi langkah penguatan program-program PKS yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Jombang dalam melayani masyarakat," kata Didik Darmadi dalam sambutannya.

Didik menekankan bahwa dukungan PKS terhadap pasangan Warsa tidak hanya pada masa kampanye Pilkada, tetapi akan terus berlanjut dalam proses pemerintahan Warsubi-Gus Salman hingga lima tahun mendatang. Menurut Didik, PKS siap menjadi mitra strategis dalam pengawalan kebijakan pemerintah daerah.

Selain itu, Didik juga menyatakan penolakan PKS terhadap rencana mutasi jabatan yang akan dilakukan oleh Penjabat (Pj) Bupati Jombang sebelum pelantikan bupati terpilih. Penolakan ini, menurut Didik, sejalan dengan sikap anggota dewan dari berbagai fraksi lainnya.

"Kami menolak wacana mutasi jabatan oleh Pj Bupati Jombang karena kami menilai hal tersebut tidak tepat," ujar Didik. 

Didik menyampaikan dua alasan utama penolakan itu. Pertama, menghormati suara rakyat, yakni 515.880 suara atau 74,88% dari masyarakat Jombang yang memilih Warsa. Kedua, menjaga etika publik agar tidak dilanggar oleh kebijakan yang dilakukan menjelang transisi kepemimpinan.

Advertisement

Didik juga mengingatkan bahwa jika Pj Bupati tetap memaksakan melakukan mutasi sebelum pelantikan bupati terpilih, PKS melalui Fraksi di DPRD Jombang siap menggunakan hak konstitusional untuk mengajukan tindakan.

Di sisi lain, Bupati terpilih H. Warsubi dalam sambutannya mengapresiasi dukungan PKS dan menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun Jombang yang lebih baik. 

Menurutnya, tiga agenda utama yang akan menjadi fokus pemerintahan Warsa adalah meningkatkan kualitas pendidikan, memberantas kemiskinan, dan memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat.

"Tidak bisa membangun Jombang hanya sendirian. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PKS, sangat diperlukan untuk mewujudkan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat," ujar Warsubi, yang terpilih pada Pilkada serentak 27 November 2024.

Rakerda ini juga dihadiri sejumlah tokoh PKS lainnya, di antaranya Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan, Staf Jatijaya Rochmad Abidin, BPD 8 Muhammad Nur Salim, KD D8 Ahmad Fathoni, serta Ketua MPD Suharmono. 

Dari pengurus PKS Jombang, hadir Ketua Didik Darmadi, Sekretaris Muhammad Arifin, Bendahara Faiza, Wakil DED Safari, dan dua anggota DPRD Jombang dari PKS, Muhammad Said dan M. Thoyib Faizin. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rohmadi
PenulisRohmadiSarjana Manajemen Pendidikan Islam - STIT - Al Urwatul Wutsqo Jombang (2019), Magister Manajemen Pendidikan Islam - Unipdu Jombang (2023). Jurnalis, Akademisi dan Penulis Buku, Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, religi, seni, budaya dan sejarah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia