Terpilih Pimpin DPC PKB Kabupaten Madiun, Purnomo Hadi Cegah Munculnya Faksi
Personal yang dipilih sebagai pengurus PKB Kabupaten Madiun diharuskan mampu menjadi fasilitator, mediator dan koordinator.
MADIUN – Nahkoda DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Madiun bakal beralih ke tangan dr Purnomo Hadi.
Wakil Bupati Madiun tersebut ditetapkan menjadi calon ketua dewan tanfidz definitif periode 2025-2031. Pasca penetapan oleh DPP PKB tersebut, Purnomo Hadi mulai menata gerbong kepengurusan.
"Setelah penunjukan ketua DPC se-Indonesia, kami dipanggil DPW untuk berkonsolidasi terkait kepengurusan," ujar Purnomo Hadi, Sabtu (13/6/2026).
Pembentukan kepengurusan DPC PKB dilakukan calon ketua definitif didampingi tim 7 dari DPW PKB Jawa Timur.
Tim yang diketuai Wakil Ketua DPW PKB Jatim Thoriqul Haq tersebut bertugas melakukan penjaringan, verifikasi, serta penilaian kelayakan dan kepatutan para bakal calon ketua DPC PKB kabupaten/kota.
"Juga ada tim pengawas dari DPP yang hadir untuk menyamakan persepsi terkait penyusunan kepengurusan DPC yang baru," jelas Dokter Pur sapaan akrab Purnomo Hadi.
Soal komposisi kepengurusan, Dokter Pur mengaku berupaya mengakomodir semua pihak yang berkontribusi membesarkan partai. Serta menghindari adanya faksi-faksi di internal.
Kepengurusan baru diharapkan bisa membangun komunikasi dan koordinasi di internal maupun dengan fraksi di DPRD setempat.
"Pada prinsipnya tidak boleh ada faksi-faksi karena partai merupakan sarana mengabdi kepada masyarakat," tegasnya.
Personal yang dipilih sebagai pengurus, lanjut Dokter Pur harus mampu menjadi fasilitator, mediator dan koordinator. Mantan Direktur RSUD Dolopo itu juga tidak memberikan batasan usia maupun generasi.
"Orang-orang muda kita rangkul demikian juga dengan para senior yang ikut membesarkan PKB. Semua siklus usia dari 18-59 sebisa mungkin dilibatkan sesuai dengan aturan," ungkapnya.
Niatan menyusun kepengurusan inklusif tersebut menunjukkan bahwa PKB merupakan partai yang terbuka. Keterbukaan ini memberikan kesempatan kepada siapapun yang ingin bergabung dan menjadi pengurus.
"Yang terpenting adalah kepengurusan PKB harus solid bisa bersinergi dan berkolaborasi untuk kepentingan masyarakat," tegas Dokter Pur.
Kepengurusan DPC PKB Kabupaten Madiun meliputi Dewan Mustasyar, Dewan Syuro dan Dewan Tanfidz. Setelah melalui pembahasan bersama Tim 7, susunan pengurus akan diusulkan ke DPP PKB untuk mendapat persetujuan sebelum resmi dilantik. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


