Ini Tiga Sikap Deklarasi Apel Akbar MBG Malang Raya
Ribuan peserta Apel Akbar dan Senam Bersama Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya mendeklarasikan pernyataan sikap untuk mendukung keberlanjutan program tersebut.
Malang – Ribuan peserta Apel Akbar dan Senam Bersama Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya mendeklarasikan pernyataan sikap untuk mendukung keberlanjutan program strategis nasional tersebut. Deklarasi yang digelar di Alun-Alun Tugu Kota Malang, Sabtu (20/6/2026), menjadi bentuk dukungan terbuka dari petani, peternak, pelaku UMKM, relawan, mitra Badan Gizi Nasional (BGN), hingga berbagai elemen masyarakat.
Dalam pernyataan sikap yang dibacakan di hadapan ribuan peserta, mereka menegaskan tiga poin utama. Pertama, mendukung Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat pemenuhan gizi bagi 82 juta penerima manfaat MBG di seluruh Indonesia.
Kedua, menegaskan bahwa petani, peternak, pelaku UMKM, serta tenaga kerja lokal merupakan pilar utama yang menopang jalannya program MBG sehingga keberlanjutannya harus dijaga dan dilindungi.
Ketiga, peserta apel menilai efektivitas anggaran menjadi kunci keberhasilan program, namun upaya efisiensi tidak boleh mengurangi hak masyarakat untuk memperoleh layanan gizi yang layak.
Koordinator Apel Akbar, Gandung Panjalu, mengatakan deklarasi tersebut lahir dari keresahan pelaku ekonomi rakyat yang selama ini terlibat dalam rantai pasok MBG. Mereka menilai polemik yang berkembang belakangan terkait program tersebut perlu diimbangi dengan suara masyarakat yang merasakan manfaat langsung di lapangan.
“Kegiatan ini berawal dari keresahan para petani, UMKM, peternak, hingga pedagang sayur yang terdampak eskalasi politik terkait Program Makan Bergizi Gratis. Karena itu kami bersama tokoh-tokoh Malang Raya menginisiasi kegiatan yang menggaungkan energi positif agar MBG tetap berjalan dengan dukungan masyarakat,” ujar Gandung.
Menurutnya, dukungan tersebut juga ditujukan untuk mengawal target pemerintah dalam memperluas cakupan penerima manfaat hingga mencapai 82 juta orang sebagaimana arahan Presiden Prabowo.
“Kami ingin program ini terus berjalan dan target penerima manfaat dapat meningkat hingga 82 juta seperti instruksi Presiden,” katanya.
Dalam deklarasinya, para simpatisan MBG meyakini keberhasilan program tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan hasil kolaborasi seluruh elemen bangsa. Mereka menilai semangat gotong royong, kepastian kebijakan, dan dukungan kepada pelaksana di lapangan menjadi faktor penting agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas.
Melalui Apel Akbar tersebut, peserta juga menyerukan komitmen bersama untuk mengawal pemenuhan gizi masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan yang tumbuh dari ekosistem MBG.
“Bersama Mengawal Gizi Bangsa, Bersama Menguatkan Ekonomi Rakyat, Bersama Mewujudkan Indonesia Emas,” demikian bunyi penutup pernyataan sikap yang disambut tepuk tangan ribuan peserta. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


