Hikmah Bafaqih Nilai SPMB Kota Malang Kurang Memuaskan Semua Pihak
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur sekaligus Ketua DPC PKB Kota Malang, Hikmah Bafaqih menyoroti pelaksanaan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Malang yang saat ini sedang berlangsung kurang mengakomodir kepuasan seluruh pihak.
MALANG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur sekaligus Ketua DPC PKB Kota Malang, Hikmah Bafaqih menyoroti pelaksanaan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Malang yang saat ini sedang berlangsung kurang mengakomodir kepuasan seluruh pihak.
“Kebijakan penerimaan siswa baru yang mengacu pada regulasi pemerintah pusat memang tidak mungkin mampu memuaskan seluruh pihak,” jelasnya dalam kegiatan silaturahmi bersama tokoh masyarakat dan keluarga besar PKB Kota Malang di Hotel Atria, Sabtu (27/6/2026).
Menurutnya, sekolah negeri seperti SMP, SMA, dan SMK atau madrasah negeri memiliki kuota penerimaan yang terbatas. Sehingga, masyarakat perlu juga menyoroti keberadaan dan memberikan kepercayaannya kepada lembaga pendidikan swasta. Lanjutnya, lembaga pendidikan swasta dapat menutup keterbatasan kuota sekolah negeri.
Namun, Hikmah menilai perhatian pemerintah terhadap lembaga pendidikan swasta belum optimal. Ia pun mendorong pemerintah untuk memberikan perlakuan dan penguatan yang sama kepada sekolah swasta guna mengoptimalkan fungsi pendidikan, baik di tingkat dasar hingga perguruan tinggi.
“Lembaga pendidikan swasta selama ini berdiri secara mandiri, mereka membangun gedung sendiri, menggaji guru sendiri, tetapi bantuan yang diterima masih sangat terbatas. Ini adalah fakta pemerintah tidak mampu menyediakan seluruh kebutuhan lembaga pendidikan, padahal swasta bisa menutupi kekosongan itu,” tambahnya.
Tak hanya itu, Hikmah juga menyinggung akses sekolah swasta terhadap program peningkatan kompetensi guru maupun bantuan rehabilitasi sarana pendidikan masih tergolong minim. Selain itu, lanjutnya, banyak program pembangunan yang belum menjangkau pendidikan swasta secara merata.
“Di satu sisi, keberadaan sekolah swasta sangat penting, tetapi disisi lain pemerintah kurang memberikan perhatian secara proporsional kepada mereka, ini yang harus menjadi perhatian,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kegiatan ini dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat di Kota Malang yang berada di lingkungan Nahdlatul Ulama serta keluarga besar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Penyelenggaraan kegiatan ini untuk memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dengan masyarakat, sekaligus memohon doa dan dukungan menjelang pelantikan kepengurusan baru PKB yang akan dilaksanakan pada 23 Juni 2026 mendatang di Jakarta. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


