PDIP Kota Malang Kenalkan Bulan Bung Karno Lewat Mobile Legends, 40 Tim Gen Z dan Gen Alpha Ikut Bertanding
PDI Perjuangan Kota Malang dalam rangkaian peringatan Bulan Bung Karno. Alih-alih menggelar seminar atau diskusi kebangsaan, partai berlambang banteng itu memilih menggelar turnamen Mobile Legends dan Domino yang diikuti puluhan tim anak muda.
MALANG – Ada cara berbeda yang dilakukan DPC PDI Perjuangan Kota Malang dalam rangkaian peringatan Bulan Bung Karno. Alih-alih menggelar seminar atau diskusi kebangsaan, partai berlambang banteng itu memilih menggelar turnamen Mobile Legends dan Domino yang diikuti puluhan tim anak muda.
Kegiatan ini sukses menarik antusiasme tinggi. Awalnya panitia hanya menyiapkan kuota untuk 32 tim, namun tingginya minat membuat jumlah peserta membludak menjadi 40 tim.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang yang juga Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengatakan, pendekatan tersebut sengaja dipilih agar sejarah bangsa dapat dikenalkan dengan cara yang lebih dekat dengan generasi muda.
“Di Bulan Bung Karno ini kami ingin membumikan nilai-nilai beliau di kalangan anak muda. Mereka adalah generasi yang berpikir cepat, cerdas, dan hidup di tengah disrupsi teknologi. Karena itu, sejarah bangsa juga harus dikenalkan melalui sesuatu yang mereka sukai,” ujar Amithya, Sabtu (27/6/2026).
Menurut Amithya, Mobile Legends dipilih karena menjadi salah satu cabang e-sport yang paling digemari saat ini. Dengan begitu, partai dapat menjalin komunikasi yang lebih efektif dengan Generasi Z hingga Generasi Alpha tanpa meninggalkan pesan kebangsaan.
“Ini salah satu cara kami memperkenalkan founding father Indonesia kepada generasi sekarang melalui pendekatan yang mereka nikmati,” ungkapnya.
Tak berhenti di e-sport, rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno juga dilanjutkan dengan turnamen domino. Permainan tradisional tersebut dipilih karena dinilai mampu melatih strategi, kerja sama tim, hingga membangun interaksi sosial yang mulai berkurang di kalangan anak muda.
“Domino ini olahraga masyarakat. Kami melihat permainan ini justru bisa menjadi alternatif positif dan mengurangi dominasi gadget. Di dalamnya ada strategi, komunikasi, chemistry antarpemain, sesuatu yang penting karena anak-anak sekarang cenderung lebih individualistis,” jelasnya.
Amithya mengakui konsep kegiatan tersebut merupakan bentuk adaptasi partai politik terhadap perubahan zaman. Menurutnya, partai tidak lagi cukup hanya hadir melalui kegiatan politik formal, tetapi juga harus mampu membangun komunikasi dengan generasi muda melalui ruang-ruang yang akrab bagi mereka.
“Saat ini partai juga harus evolving mengikuti dinamika masyarakat. Ini adalah salah satu bentuk komunikasi kami, masuk melalui pintu-pintu yang disukai anak-anak muda,” tuturnya.
Selain kompetisi, DPC PDI Perjuangan Kota Malang juga menghadirkan 10 pelaku UMKM yang membuka tenant selama dua hari pelaksanaan kegiatan.
“Kehadiran UMKM ini menjadi bagian dari upaya menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memeriahkan rangkaian Bulan Bung Karno,” katanya.
Melihat antusiasme peserta yang melampaui target, Amithya membuka peluang turnamen Mobile Legends dan domino tersebut menjadi agenda tahunan DPC PDI Perjuangan Kota Malang.
“Iya tentu, ini rencananya akan menjadi agenda tahunan yang akan kami selenggarakan,” tandasnya.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


