Advertisement
Politik

Abraham Liyanto: LCC Empat Pilar Metode Efektif Tanamkan Nilai Kebangsaan

Abraham Liyanto menegaskan LCC Empat Pilar menjadi salah satu metode yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada kalangan pelajar.

TIMES Indonesia,
Abraham Liyanto: LCC Empat Pilar Metode Efektif Tanamkan Nilai Kebangsaan
Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Abraham Liyanto bersama pimpinan MPR saat membuka LCC Empat Pilar di Bali.
A-AA+

Denpasar

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Bali yang digelar di Bali Sunset Road Convention Center (BSCC), Denpasar, Sabtu (4/7/2026), juga menjadi momentum Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Abraham Liyanto menegaskan pentingnya memperkuat wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda sebagai modal menuju Indonesia Emas 2045.

Advertisement

Dalam sambutannya, Abraham menegaskan LCC Empat Pilar menjadi salah satu metode yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada kalangan pelajar. Ia bahkan mengutip hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan bahwa penyampaian materi kebangsaan melalui perlombaan lebih mudah diterima oleh generasi muda dibandingkan metode sosialisasi konvensional.

Generasi Muda Penentu Masa Depan Bangsa

Abraham mengatakan generasi muda memiliki posisi strategis sebagai pemilik masa depan Indonesia. Karena itu, penguatan karakter kebangsaan harus dilakukan sejak dini agar bonus demografi dapat menjadi kekuatan menuju Indonesia Emas 2045.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, sekitar 110 juta penduduk Indonesia atau 38,9 persen berada pada rentang usia 15 hingga 40 tahun. Menurut Abraham, besarnya jumlah generasi muda tersebut menjadi modal utama pembangunan nasional apabila dibekali wawasan kebangsaan yang kuat.

Ia mengajak seluruh peserta menjadikan LCC Empat Pilar tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, memperluas wawasan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Abraham juga mendorong para pelajar memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyebarkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi sebaya sehingga semakin banyak anak muda yang mengenal dan mengamalkan Empat Pilar MPR RI.

Advertisement

Selain itu, ia berharap pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah maupun dinas pendidikan di daerah dapat memberikan penghargaan kepada para juara LCC, baik dalam bentuk beasiswa maupun apresiasi lainnya.

SMKN 1 Amlapura Wakili Bali ke Final Nasional

LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Bali diikuti sembilan SMA, SMK, dan sederajat yang mewakili kabupaten dan kota di Pulau Dewata. Kompetisi berlangsung melalui tiga babak penyisihan dan satu babak final dengan materi meliputi Wawasan Empat Pilar, Tematik Empat Pilar, serta soal rebutan.

Setelah melalui seluruh rangkaian perlombaan, SMKN 1 Amlapura tampil sebagai juara pertama dengan nilai 145 poin. Posisi kedua ditempati SMAN 1 Negara dengan 90 poin, sedangkan SMAN 1 Kuta Utara meraih peringkat ketiga dengan 80 poin.

Atas prestasi tersebut, SMKN 1 Amlapura berhak mewakili Provinsi Bali pada Final Nasional LCC Empat Pilar MPR RI yang akan digelar di Jakarta.

Panitia juga memberikan penghargaan Yel-Yel Terbaik kepada SMAN 1 Tegallalang pada babak penyisihan pertama, SMAS Kristen Harapan Denpasar pada penyisihan kedua, serta SMAN 1 Bangli pada penyisihan ketiga.

Persiapan Berbulan-bulan Berbuah Prestasi

Anggota tim SMKN 1 Amlapura, Ni Putu Restiasi, mengungkapkan bahwa keberhasilan timnya merupakan hasil pembinaan yang telah dimulai sejak April 2026. Seleksi dilakukan secara bertahap hingga akhirnya terpilih sepuluh siswa terbaik untuk menjalani pelatihan intensif.

Selain mempelajari materi Empat Pilar MPR RI, para peserta juga mendalami Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta Ketetapan MPR dengan pembagian materi sesuai kemampuan masing-masing anggota tim.

Rekannya, Ni Putuh Indra Indriani, mengakui tantangan terbesar adalah membagi waktu antara persiapan lomba, kegiatan organisasi sekolah, praktik sebagai siswa SMK, hingga menghadapi ujian semester. Meski demikian, tim tetap optimistis mampu memberikan hasil terbaik pada tingkat nasional.

Guru pendamping SMKN 1 Amlapura, I Gede Subrata, mengatakan fokus persiapan menuju final nasional adalah memperdalam pemahaman substansi materi, bukan sekadar menghafal pasal-pasal. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia