Kenalkan Pengurus Baru, PKB Sidoarjo Bidik 18 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Ketua DPC PKB Sidoarjo, Rizza Ali Faizin menegaskan kepengurusan baru membawa semangat untuk meningkatkan kekuatan politik PKB di Kabupaten Sidoarjo. Ia menargetkan perolehan kursi PKB di DPRD Sidoarjo meningkat dari 15 kursi menjadi 18 kursi pada Pemilu
SIDOARJO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo menggelar serah terima jabatan (sertijab) kepengurusan dari ketua sebelumnya, Abdillah Nasih, kepada ketua baru, H. Rizza Ali Faizin, di Kantor DPC PKB Sidoarjo, Selasa (7/7/2026) malam.
Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang perkenalan jajaran pengurus DPC PKB Sidoarjo masa bakti 2026–2031. Pada susunan baru ini, jabatan Ketua Dewan Syuro diemban KH. Nur Cholis Misbah, sedangkan Ketua Mustasyar dijabat KH. M. Atohoillah.
Sementara itu, jajaran Dewan Tanfidz dipimpin H. Rizza Ali Faizin sebagai ketua dengan didampingi sejumlah wakil ketua, di antaranya Abdillah Nasih, Sullamul Hadi Nurmawan, Moch. Damroni Chudlori, Ainun Jariyah, M. Rojik, Atok Ashari, Sutadji, Elok Suciwati, serta pengurus lainnya. Posisi sekretaris dijabat Ibnu Azzar Firdaus dengan Achmad Muzayin sebagai wakil sekretaris.
Usai acara Sertijab, Ketua DPC PKB Sidoarjo, Rizza Ali Faizin menegaskan kepengurusan baru membawa semangat untuk meningkatkan kekuatan politik PKB di Kabupaten Sidoarjo. Ia menargetkan perolehan kursi PKB di DPRD Sidoarjo meningkat dari 15 kursi menjadi 18 kursi pada Pemilu 2029.
"Dengan semangat baru dan kekuatan yang baru, target kami pada Pemilu 2029 adalah meraih 18 kursi DPRD Kabupaten Sidoarjo," ujar Rizza.
Menurutnya, kepengurusan yang baru juga disusun dengan komposisi yang lebih inklusif. Selain melibatkan unsur Nahdlatul Ulama (NU), PKB turut membuka ruang bagi tokoh lintas agama, kalangan profesional, pengusaha, hingga organisasi kepemudaan.
"Kami ingin PKB menjadi rumah bersama. Karena itu, selain dari NU, ada juga tokoh dari agama lain, termasuk komunitas Katolik, kalangan profesional, pengusaha, hingga teman-teman HIPMI yang bergabung dalam kepengurusan," kata Kasatkorwil Banser Jatim itu.
Untuk mencapai target tersebut, PKB akan menerapkan strategi mempertahankan basis suara yang telah ada sekaligus memperluas dukungan dari kelompok pemilih baru, terutama generasi muda.
"Strateginya sederhana, yaitu mempertahankan basis yang sudah menghasilkan 15 kursi dan merebut pasar baru, khususnya Gen Z dan kaum milenial. Karena itu, sekitar 35 persen kepengurusan DPC PKB Sidoarjo kini diisi oleh anak-anak muda," ungkapnya.
Selain menargetkan peningkatan kursi legislatif, Kaji Rizza juga menyatakan optimistis PKB mampu kembali merebut posisi eksekutif di Kabupaten Sidoarjo pada kontestasi politik mendatang.
"Kami optimistis, dengan semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh kader, PKB dapat kembali memenangkan posisi eksekutif di Kabupaten Sidoarjo," ucapnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


