Sopir Truk Minta Uang Solar, Sejumlah Tukang Sampah Wadul ke DPRD Banyuwangi
Sejumlah tukang sampah yang biasa beroperasi di wilayah Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, mendatangi kediaman anggota Komisi IV DPRD Banyuwangi, Zamroni, SH, pada Jumat (17/7/2026).
BANYUWANGI – Sejumlah tukang sampah yang biasa beroperasi di wilayah Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, mendatangi kediaman anggota Komisi IV DPRD Banyuwangi, Zamroni, SH, pada Jumat (17/7/2026). Kedatangan mereka yang membawa serta gerobak sampah ini bertujuan untuk menyampaikan keluhan yang selama ini mereka pendam.
Mereka mengaku resah lantaran oknum sopir truk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi kerap meminta uang solar agar sampah di wilayah tersebut mau diangkut. Bahkan, oknum sopir tersebut tak segan mengancam tidak akan mengangkut sampah di wilayah Bakungan jika permintaan mereka tidak dituruti.
Kelompok pengangkut sampah ini terdiri dari 9 orang anggota yang mengcover kebersihan di wilayah Kelurahan Bakungan. Rinciannya, sebanyak 8 orang bekerja menggunakan gerobak sampah dan 1 orang lainnya mengambil sampah dengan wadah karung.
Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) setempat, Sayit Abdullah (30), menjelaskan bahwa sopir truk DLH Banyuwangi meminta uang Rp25.000 per orang setiap bulannya. Sayit bertugas mengumpulkan uang dari para anggotanya untuk kemudian disetorkan kepada oknum sopir truk tersebut.
“Penghasilan kami ini sudah kecil, masak masih diminta uang solar. Buat makan saja tidak cukup,” ujar Sayit dengan nada penuh kekecewaan.
Menurut pengakuan para tukang sampah, praktik pungutan uang solar truk ini sudah mulai berjalan sejak bulan puasa tahun 2026 lalu. "Bahkan, kemarin ini kan sempat kurang Rp50.000, itu tetap ditagih oleh mereka," ungkapnya.
Keberatan serupa juga disampaikan oleh Amri (69), salah seorang pengangkut sekaligus pengolah sampah di Kelurahan Bakungan. Dengan pendapatan yang hanya berkisar Rp600.000 per bulan, Amri mengaku sangat terbebani karena masih harus menyisihkan uang untuk bensin gerobaknya sendiri.
“Untuk makan keluarga saya saja kurang, apa pemerintah tidak bisa membeli solar untuk truk pengangkut sampah?,” tutur Amri dengan raut muka sedih.
Nasib pilu juga dialami oleh Saidik (55), pengangkut sampah lainnya yang mengaku sampai diburu oleh oknum DLH hingga ke area persawahan. Penagihan uang solar tersebut dirasakan sangat mengintimidasi dan mengganggu pekerjaannya yang lain.
“Saya sedang ngarit (mencari rumput) di sawah itu pun tetap ditagih, katanya belum bayar uang untuk solar,” cetus Saidik kesal.
Mendengar aduan langsung dari para pahlawan kebersihan ini, politisi Partai NasDem, Zamroni, langsung bergerak cepat menghubungi Plt. Kepala DLH Banyuwangi, Ir. Bayu Hadiyanto, ST, M.Si. Mendengar laporan tersebut, pimpinan instansi pemerintah tersebut kaget bukan kepalang dan tidak menduga ada praktik pungutan yang merugikan wong cilik di instansinya.
Kepala DLH Banyuwangi berjanji akan segera menelusuri laporan ini dan menindak tegas oknum sopir truk DLH yang terbukti melakukan pungutan liar.
Zamroni yang merupakan wakil rakyat dari Dapil Banyuwangi 1 (wilayah Kecamatan Banyuwangi, Glagah, dan Kabat) mengaku sangat prihatin atas kejadian ini.
“Kami sangat menyesalkan sekali masih ada oknum-oknum dari pemerintah khususnya DLH Banyuwangi, sampai meminta pungutan sebesar Rp25.000 kepada tukang sampah,” tegas Zamroni.
Sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) Fraksi NasDem DPRD Banyuwangi, Zamroni membeberkan bahwa APBD 2026 telah mengalokasikan anggaran sub kegiatan penanganan sampah sebesar Rp4.175.921.278. Nilai anggaran yang fantastis tersebut dinilai sangat mumpuni untuk mengover operasional armada truk sampah milik DLH.
Dewan juga mendesak agar dinas terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para petugas lapangan di bawah naungannya. “Kami berharap kepada Bupati Banyuwangi untuk segera menertibkan sopir-sopir nakal tersebut,” kata Zamroni. (*)
Pewarta : Fazar Dimas
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


