Sudarsono Resmi Jabat Plt Ketua Golkar Kota Banjar, Siap Gelar Musda Awal Agustus
Pergantian ini didasarkan pada penunjukan langsung dari DPD Golkar Provinsi Jawa Barat, yang menandai dimulainya persiapan menuju Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Kota Banjar.
BANJAR – Dinamika internal DPD Partai Golkar Kota Banjar memasuki babak baru.
Melalui rapat pleno yang digelar hari ini, Bambang Haryono resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Kota Banjar setelah mengabdi selama kurang lebih satu tahun.
Tongkat estafet kepemimpinan kini diserahkan kepada Sudarsono yang juga menjabat sebagai Wali Kota Banjar.
Pergantian ini didasarkan pada penunjukan langsung dari DPD Golkar Provinsi Jawa Barat, yang menandai dimulainya persiapan menuju Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Kota Banjar.
Apresiasi dan Pamitan Bambang Haryono
Dalam sambutannya, Bambang Haryono menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh kader serta warga Kota Banjar atas kebersamaan selama dirinya menakhodai partai berlambang pohon beringin tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada kader partai Golkar dan warga Kota Banjar atas kesempatan yang diberikan sebagai Plt Ketua DPD Golkar selama setahun lebih ini. Saya juga memohon maaf jika ada kekurangan selama memimpin," ujar Bambang di hadapan media, Minggu (19/7/2026).
Bambang menjelaskan bahwa rapat pleno hari ini fokus pada serah terima pelaksanaan tugas (sertijab) sekaligus pembentukan panitia Musda.
"Mekanisme penunjukan Plt yang baru ini langsung dari DPD Provinsi Jabar dan akan disusul dengan SK resmi," tambah Bambang.
"Meski tidak otomatis menjadi ketua definitif, ini adalah isyarat kepercayaan dari Jabar kepada Pak Sudarsono untuk mensosialisasikan program Golkar ke depan," imbuhnya.
Dua Agenda Besar: PAW dan Musda Agustus
Usai menerima mandat, Plt Ketua DPD Golkar Kota Banjar yang baru, Sudarsono, langsung memimpin rapat koordinasi (rakor) perdana. Ia memaparkan dua agenda prioritas yang dibahas dalam pleno hari ini.
Golkar Banjar mendorong percepatan proses PAW yang akan diisi oleh Lalak Siti Malak untuk prioritas pertama. Sudarsono berharap proses pengisian kekosongan jabatan ini bisa rampung pada bulan ini.
Persiapan Musda menjadi prioritas kedua. Dijabarkan Bambang bahwa Kota Banjar masuk dalam daftar prioritas utama dari DPD Golkar Jawa Barat untuk segera menggelar Musda, yang direncanakan berlangsung pada awal Agustus mendatang.
Dalam pleno tersebut, susunan panitia Musda juga telah resmi disahkan. Eris ditunjuk sebagai Ketua Steering Committee (SC), sementara Emay Siti Muludjum dipercaya menjabat sebagai Ketua Organizing Committee (OC).
Aklamasi dan Target Pertahankan Kemenangan
Saat disinggung mengenai potensi dirinya maju secara aklamasi dalam Musda nanti, Wali Kota Banjar ini menanggapi dengan santai namun optimistis. Menurutnya, dinamika politik adalah hal yang wajar dan justru menjadi tanda kedewasaan partai.
"Kita lihat saja nanti pada proses pelaksanaannya. Golkar itu besar karena dinamikanya. Makin banyak dinamika, itu menunjukkan bahwa Golkar sangat demokratis," kata Sudarsono.
Kendati demikian, Ia menegaskan bahwa DPD Golkar Jabar meminta agar kondusivitas di Kota Banjar tetap dijaga pasca-Musda. Hal ini krusial agar konsolidasi internal partai tidak terhambat.
"Target kita jelas, Golkar harus bisa bertahan sebagai pemenang pemilu di Kota Banjar, baik dalam kontestasi Pilkada maupun Pileg ke depan," pungkasnya.
Sebagai informasi tambahan, pergeseran struktural ini juga memperkuat posisi kader lokal di tingkat regional. Tercatat ada 5 kader DPD Golkar yang masuk dalam jajaran pengurus DPD Golkar Jawa Barat.
Salah satunya adalah Dr. Herman yang kini diamanahi posisi sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Provinsi Jabar, bersama dengan kader potensial lainnya seperti Eris, Emay Siti Muludjum, Sudarsono, dan Erman Hendrawan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


