Advertisement
Politik

Fraksi NasDem DPRD Banyuwangi Minta Eksekutif Prioritaskan Program Menyentuh Masyarakat

Fraksi Partai NasDem DPRD Banyuwangi meminta pihak eksekutif memilah program prioritas yang langsung menyentuh masyarakat bawah.

TIMES Indonesia,
Fraksi NasDem DPRD Banyuwangi Minta Eksekutif Prioritaskan Program Menyentuh Masyarakat
Zamroni SH, anggota Fraksi NasDem DPRD Banyuwangi. (Foto : Dokumentasi TIMES Indonesia)
A-AA+

BANYUWANGI Sorotan tajam dialamatkan kepada jajaran eksekutif di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur. Di tengah badai efisiensi anggaran, para kepala dinas diingatkan untuk tidak sibuk mempercantik fasilitas kantor, melainkan harus lebih peka terhadap jeritan kebutuhan "Wong Cilik".

Sentilan menggelitik namun menohok ini dilontarkan oleh Fraksi Partai NasDem DPRD Banyuwangi. Mereka meminta pihak eksekutif benar-benar memilah program prioritas yang langsung menyentuh masyarakat bawah, guna memastikan pemerataan pembangunan tetap bergeliat di tengah keterbatasan fiskal.

Advertisement

“Kami minta program-program pembangunan yang menyangkut hajat hidup orang banyak, seperti infrastruktur jalan, sarana prasarana pendidikan, fasilitas kesehatan, dan lainnya, lebih diutamakan,” ucap anggota Fraksi NasDem DPRD Banyuwangi, Zamroni SH, Jumat (24/7/2026).

Politisi yang dikenal vokal ini menilai, di tengah situasi anggaran yang serba terbatas, hal utama yang wajib dibangun oleh jajaran birokrasi adalah kepekaan sosial. Alias bukan sekadar kepekaan estetika gedung dinas. Skala prioritas harus dihitung dengan matang secara matang dan presisi.

Zamroni pun memberikan contoh sederhana namun riil di lapangan. Dia meminta proyek-proyek fisik dilingkungan kantor dinas yang sifatnya kosmetik untuk diparkir terlebih dahulu jika tidak dalam kondisi darurat.

“Misal, renovasi kantor dinas atau renovasi pagar dinas. Jika dianggap kurang begitu mendesak, ya lebih baik anggarannya dialihkan untuk program yang lebih dibutuhkan masyarakat,” cetus legislator asal Dapil 1 Banyuwangi tersebut.

"Kenapa harus begitu? Karena anggaran itu memang uang rakyat. Jadi, sangat wajar dan sudah semestinya jika prioritas alokasi dikembalikan penuh untuk kebutuhan rakyat," tambahnya.

Advertisement

Di sisi lain, pria berlatar belakang sarjana hukum ini menegaskan bahwa dirinya sangat mendukung penuh visi besar Presiden Prabowo Subianto serta program Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, yang selama ini selalu konsisten berdiri di barisan pembela rakyat kecil.

Namun, komitmen para pemimpin tersebut dinilai sering kali kurang diterjemahkan dengan apik oleh jajaran di bawahnya. Oleh sebab itu, dia mengetuk hati para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Bumi Blambangan agar lebih bijak dan tidak egois dalam membelanjakan uang negara.

"Para pimpinan SKPD harus satu frekuensi dengan bupati. Lebih bijaklah menerapkan program, dahulukan yang bersentuhan langsung dengan urat nadi kebutuhan masyarakat," tandas Zamroni. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Syamsul Arifin
PenulisSyamsul ArifinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2016. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia