Politik

Prabowo Kumpulkan Ahli Hukum dan Tulis Surat Wasiat, Kenapa?

Prabowo Kumpulkan Ahli Hukum dan Tulis Surat Wasiat, Kenapa? Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
Rabu, 15 Mei 2019 - 11:40

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan, dirinya akan mengumpulkan ahli hukum dan berniat menulis surat wasiat. Hal itu disampaikannya dalam simposium bertajuk 'Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat.

"Saya katakan tidak usah takut-takuti kita dengan tuduhan makar. Kita membela negara dan bangsa Indonesia. Jangan takut-takuti kita dengan senjata yang diberikan oleh rakyat," kata Prabowo dari atas panggung, Selasa (14/5/2019).

Menyikapi rencana Prabowo itu, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso menjelaskan maksud dari pembuatan surat wasiat tersebut.

"Itu artinya apa? beliau akan mempertaruhkan semua hal atas nama rakyat dan jika rakyat memang menghendaki. Agar kedaulatan tetap dibela dan beliau akan tetap melakukan itu dan tidak akan pernah menyerah," ujar Priyo.

Kendati demikian, Priyo menegaskan jika Prabowo tidak akan melakukan hal yang di luar jalur konstitusional. Prabowo lanjutnya, adalah pribadi yang taat azaz termasuk masalah konstitusi.

"Tidak mungkin akan menciderai (konstitusi). Tetapi membela kedaulatan rakyat adalah cara yang halal dan barokah yang hari ini dipilih oleh Pak Prabowo. Saya hari ini terus terang saya terharu dan ikut larut dan akan terus berada di belakang Pak Prabowo," ungkapnya.

Sebelumnya, saat memberikan pidato dalam acara yang digelar BPN itu, Prabowo Subianto menyatakan sikap menolak hasil penghitungan suara pemilu 2019 yang diselenggarakan oleh KPU RI. Di akhir pidato, ia menyebut akan mengumpulkan semua ahli hukum di kediamannya, Jl. Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019) malam dan akan membuat surat wasiat. (*)

Jurnalis : Rahmi Yati Abrar
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration