Peristiwa - Internasional

NASA Akan Kembali Kirim Mahluk Hidup Keluar Angkasa

NASA Akan Kembali Kirim Mahluk Hidup Keluar Angkasa BioSentinel. (FOTO:NASA)
Kamis, 06 Juni 2019 - 15:28

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat, NASA (National Aeronautics and Space Administration) berencana akan mengirimkan mahluk hidup ke luar angkasa, Deep Space yang letaknya jauh dari Bumi pada tahun 2020.

Pengiriman ini merupakan kali pertama setelah lima dekade vacum setelah misi Apollo. Para ilmuwan NASA saat ini sedang menyusun sebuah pesawat luar angkasa berukuran tas yang beratnya 14 kilogran yang disebut BioSentinel.

BioSentinel sendiri merupakan salah satu dari 13 kubus yang terbang di atas misi Artemis 1. Dilansir dari Space, NASA akan meluncurkannya pada pertengahan tahun 2020.

BioSentinel inilah yang akan membawa sel-sel ragi hingga di sekitar orbit Matahari. Para ilmuwan itu melakukan hal itu untuk lebih memahami lingkungan dengan radiasi di luar planet Bumi.

Dalam jarak dekat, NASA telah berulang kali mengirim manusia ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Nantinya, BioSentinel itu akan mengumpulkan data selama 9 sampai 12 bulan. Para ilmuwan berharap bisa mengetahui efek jangka panjang dari radiasi yang didapatkan oleh DNA saat berada di Deep Space.

BioSentinel akan membawa pula dua varietas berbeda dari ragi Saccharomyces cerevisiae. Tipe yang pertama adalah sel ragi normal yang cukup tahan radiasi dan tipe kedua adalah tipe mutan yang jauh lebih sensitif karena tidak dapat memperbaiki DNA dengan baik.

"Namun yang paling penting adalah proses perbaikan kerusakan DNA ragi sangat mirip dengan manusia, menjadikannya model percobaan yang baik," kata Kimberly Ennico Smith, seorang astrofisikawan NASA.

Data yang dikumpulkan BioSentinel akan sangat penting terkait dengan risiko radiasi yang akan diterima pada misi eksploitasi luar angkasa yang melibatkan manusia.

Itulah sebabnya Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat, NASA (National Aeronautics and Space Administration) berencana akan kirim mahluk hidup ke luar angkasa, Deep Space yang letaknya jauh dari Bumi pada tahun 2020. (*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration