Cerita

Nelayan Kondang Merak Menangkap Ikan dengan Cara Menghargai Alam Laut

Nelayan Kondang Merak Menangkap Ikan dengan Cara Menghargai Alam Laut Seorang nelayan mendayung kapal untuk pergi melaut dikawasan Kondang Merak. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Nelayan Kondang Merak Menangkap Ikan dengan Cara Menghargai Alam Laut Sejumlah nelayan memancing ikan di pinggir pantai kawasan pantai Kondang Merak. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Nelayan Kondang Merak Menangkap Ikan dengan Cara Menghargai Alam Laut Seorang nelayan memancing ikan di tengah laut dikawasan pantai Kondang Merak. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Nelayan Kondang Merak Menangkap Ikan dengan Cara Menghargai Alam Laut Burung dara laut sedang berburu ikan permukaan dikawasan Kondang Merak. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Nelayan Kondang Merak Menangkap Ikan dengan Cara Menghargai Alam Laut Sejumlah nelayan melepaskan ratusan yang sebelumnya sudah terpasang Apartement Fish dikawasan pantai Kondang Merak. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Nelayan Kondang Merak Menangkap Ikan dengan Cara Menghargai Alam Laut Seorang nelayan memancing ikan dengan alat tradisional agar tidak merusak ekositem bawah laut dikawasan Kondang Merak. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Nelayan Kondang Merak Menangkap Ikan dengan Cara Menghargai Alam Laut Sejumlah nelayan berada di laut yang menuju tepi pantai usai pergi melaut untuk mencari dikawasan Kondang Merak. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Nelayan Kondang Merak Menangkap Ikan dengan Cara Menghargai Alam Laut
Nelayan Kondang Merak Menangkap Ikan dengan Cara Menghargai Alam Laut Seorang nelayan membawa dua ekor ikan tongkol hasil tangkapan dikawasan Kondang Merak. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Sabtu, 11 Mei 2019 - 11:06

TIMESINDONESIA, MALANG – Komunitas Sahabat Alam Indonesia (SALAM) sejak 2010 telah melakukan pendekatan kepada sejumlah nelayan untuk tidak merusak alam laut saat menangkap ikan. Pendekatan itu dilakukan kepada sejumlah nelayan di Kondang Merak, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Kesabaran dan konsistensi SALAM  untuk mendorong nelayan mengubah cara berfikir dan bertindak dalam melakukan penangkapan ikan mulai berbuah hasil. Komunitas ini mampu mengubah 360 derajad cara sejumlah nelayan yang cenderung merusak alam saat menangkap ikan di laut.

Sejak 1992, sejumlah nelayan Kondang Merak  memilih menggunakan bom ikan (bondet), zat kimia (potas) dan TNT agar hasil tangkapan ikannya  yang melimpah. Namun kini mereka mulai menerapkan pola menangkap ikan sekaligus melakukan konservasi alam laut secara bersama.  

Mereka kini yakin, kekayaan alam laut yang melimpah harus bisa diwariskan juga ke generasi selanjutnya kelak.

Mereka kini juga sadar betul bagaimana cara menangkap ikan sekaligus menghargai alam laut. Dan bagaimana alam laut akan memberi kehidupan kepada nelayan Kondang Merak.
 

Fotografer : Adhitya Hendra
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration