
TIMESINDONESIA, BATU – Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Batu menunjukkan pertumbuhan cukup pesat. Hingga kini, tercatat sebanyak 23.544 UMKM ada di Kota Batu.
Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Batu, Endang Triningsih, di hadapan para peserta Rakor Komwil IV Apeksi ke-14 yang hadir pada pameran produk unggulan, Selasa (17/4/2018) di halaman Balai Kota Among Tani.
Advertisement
Endang merinci, jumlah UMKM tersebut terdiri dari: industri pengolahan (1047 UMKM); pertanian (9789 UMKM); perdagangan, termasuk hotel dan restoran (9431 UMKM).
Selanjutnya, jasa transportasi (1004 UMKM); konstruksi (61 UMKM); jasa keuangan (139 UMKM); dan jasa lainnya (1994 UMKM).
Dilihat berdasar klasifikasi usaha, lanjutnya, dominasi usaha mikro mencapai 90 persen (21.396 usaha); usaha kecil 8 persen (1980 usaha); selebihnya usaha menengah dan besar.
BACA JUGA: Pameran Dibuka, Wali Kota Dewanti Rumpoko Undang Warga Datang
Lebih lanjut dijelaskan, sektor UMKM di Kota Batu, mampu menyerap tenaga kerja sebesar 45.477 orang. Jumlah ini mampu menyerap 21,35 persen total penduduk Kota Batu.
Menurutnya, pertumbuhan sektor pariwisata di Kota Batu meningkat pesat. Begitu pun dengan pertumbuhan sektor UMKM.
"Pertumbuhan ekonomi di Kota Batu didukung sektor pariwisata, pertanian dan UMKM," ujar Endang.
Dia menambahkan, kontribusi UMKM terhadap PDRB Kota Batu sebesar 86,7 persen. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Faizal R Arief |
Publisher | : Rizal Dani |