Polinema Tingkatkan Kualitas Dosen Dengan Retooling

TIMESINDONESIA, MALANG – Polinema (Politeknik Negeri Malang) menggelar agenda rutin dari Kemenristekdikti, yaitu program retooling dalam negeri. Kali ini, Polinema berfokus pada sertifikasi mikrotik dan android.
Menurut M. Yunus ST MT, ketua jurusan teknik elektro Polinema, kegiatan ini sekaligus bertujuan untuk meningkatkan kualitas mahasiswa melalui tenaga pengajar.
Advertisement
"Tidak sekedar mendapatkan ijazah, tapi ada kompetensinya juga," tambah Yunus.
Yunus menjelaskan bahwa sudah sepatutnya dosen harus selalu aktif belajar dan mendalami keilmuannya. Dosen harus mengupgrade dirinya, bukan hanya selalu tenggelam dalam kegiatan mengajar.
"Agar dosen tidak sepihak belajar, jadi mahasiswa dan dosen sama - sama belajar," tegas lelaki yang sedang menempuh S3 di Universitas Brawijaya ini.
Di era revolusi 4.0 tuntutan di industri lebih besar, Yunus menjelaskan isi kurikulum tidak hanya dari kampus, namun juga dari alumni yang berkolaborasi. Agar dalam kampus mengerti dengan jelas dunia kerja. Kolaborasi pembuatan kurikulum ini juga telah menjadi salah satu dari retooling yang dilaksanakan di dalam Polinema.
Menurut Ketua Pelaksana kegiatan, Dr. Kristina Widjajanti, S.si., M.Pd., dalam retooling kali ini, sertifikasi langsung dari Latvia, untuk bidang metronika. Sedang Android langsung dari Amerika .
"Masing-masing akan mendapatkan sertifikat untuk 19 peserta," tambahnya
Retooling kali ini melibatkan dosen vokasi di dua bidang. Untuk mikrotik 8 peserta, sedang android 11 peserta.
"Kedepannya kita berharap, sebagai tenaga pendidik yang bisa membina meningkatkan kualitas mahasiswa di dunia kerja," kata Kristina. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Irfan Anshori |
Publisher | : Sholihin Nur |