Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Penerapan Larangan Kantong Plastik di Pusat Pembelanjaan

Rabu, 22 Januari 2020 - 23:27 | 27.01k
Penerapan Larangan Kantong Plastik di Pusat Pembelanjaan
Erika Ayuning Wulandari, Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (FIA), Universitas Islam Malang (UNISMA)
FOKUS

Universitas Islam Malang

Editor: Dhina Chahyanti

TIMESINDONESIA, MALANG – Sampah plastik merupakan salah satu sumber pencemaran lingkungan hidup di Indonesia. Plastik sendiri merupakan produk serbaguna, ringan dan tahan kelembaban, kuat dan murah.

Namun tanpa disadari karakter dasar plastik dan penggunaan yang tidak ramah lingkungan, yang justru merusak lingkungan. Penggunaan produk plastik secara tidak ramah lingkungan menyebabkan berbagai masalah lingkungan hidup, tidak hanya menjadi masalah diperkotaan saja tetapi di lautan juga.

Dalam hal ini permasalahan sampah plastik mulai menjadi sorotan masyarakat dalam dekade terakhir. Belakangan, sejumlah aktivis lingkungan hidup internasional mengkampanyekan ancaman sampah ekosistem laut dan sungai.

Sejumlah daerah di Indonesia terlebih dahulu membuat larangan kantong plastik, yaitu Denpasar, Samarinda, Bogor dan Banjarmasin.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Peraturan Gubernur (pergub) tentang larangan kantong plastik sekali pakai di mal, swalayan, hingga pasar. Larangan ini efektif berlaku mulai Juli 2020. Larangan ini tertuang di Pergub Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat. Pergub ini diteken Anies pada 27 Desember 2019 dan berlaku mulai 1 Juli 2020.

Pemerintah DKI Jakarta akan menerapkan sanksi larangan penggunaan plastik sekali pakai, Peraturan dimaksudkan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik terkhusus di pusat perbelanjaan tradisional maupun swalayan modern.

Dalam aturan itu, Anies juga menyiapkan sanksi bagi para pengusaha yang tidak menaati aturan. Sanksi diberikan secara bertahap mulai dari teguran hingga pencabutan izin yang tertuang dalam Pasal 29. Pasal itu mengatur mengenai saksi yang bisa berupa teguran tertulis, uang paksa,  pembekuan izin, atau pencabutan izin.

Maka dari itu untuk alternatif pengganti kantong plastik kita bisa menggunakan tas yang terbuat dari kain, kanvas, atau anyaman. Tas ini juga dapat disimpan dan dapat digunakan kembali yang dapat mengurangi sampah plastik secara tepat.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Akan tetapi tidak sepenuhnya penggunaan kantong plastik dapat merusak lingkungan selain yang murah harganya, lebih awet dan lebih berguna jika terkena hujan, kantong plastik dengan jenis tertentu dapat didaur ulang kembali meski butuh waktu yang cukup lama.

*) Penulis: Erika Ayuning Wulandari, Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (FIA), Universitas Islam Malang (UNISMA)

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id


Unisma Kantong Plastik
Publisher : Sholihin Nur
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

15/02/2020 - 17:38

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Etika Politik Politisi dan Legisi Generasi
    Etika Politik Politisi dan Legisi Generasi
    17/02/2020 - 17:05
  • Akar Bullying, Cabut Mulai Sekarang!
    Akar Bullying, Cabut Mulai Sekarang!
    17/02/2020 - 16:16
  • Mengusik Spirit Toleransi Beragama
    Mengusik Spirit Toleransi Beragama
    17/02/2020 - 15:51
  • Belajar dari Pak Dadang, Meramu Pemerintahan dengan Nilai Nilai Religius
    Belajar dari Pak Dadang, Meramu Pemerintahan dengan Nilai Nilai Religius
    17/02/2020 - 15:13
  • Kita dan Matshushita
    Kita dan Matshushita
    17/02/2020 - 14:58
  • Kemilau Citra Positif TNI Dalam Nakhoda Panglima Hadi Tjahjanto
    Kemilau Citra Positif TNI Dalam Nakhoda Panglima Hadi Tjahjanto
    17/02/2020 - 13:10
  • Menyoal Kontroversi Relasi Agama dan Pancasila
    Menyoal Kontroversi Relasi Agama dan Pancasila
    17/02/2020 - 09:41
  • Ciptakan Generasi Ilmuwan Beradab dalam Kampus Merdeka
    Ciptakan Generasi Ilmuwan Beradab dalam Kampus Merdeka
    16/02/2020 - 00:40
  • Eks Bupati Kudus Minta Uang Syukuran Kepada Pejabat yang Dipromosikan
    Eks Bupati Kudus Minta Uang Syukuran Kepada Pejabat yang Dipromosikan
    17/02/2020 - 18:54
  • Kelangsungan Kualifikasi FIBA Asia Masih Tunggu Keputusan FIBA
    Kelangsungan Kualifikasi FIBA Asia Masih Tunggu Keputusan FIBA
    17/02/2020 - 18:52
  • Sarapan Pagi Aul, Kenyangnya Makan 10 Kendor Pakai Perkedel Warteg
    Sarapan Pagi Aul, Kenyangnya Makan 10 Kendor Pakai Perkedel Warteg
    17/02/2020 - 18:50
  • Sempat Diragukan Masuk PDIP, Megawati Akui Ahok Sebagai Aset Bangsa
    Sempat Diragukan Masuk PDIP, Megawati Akui Ahok Sebagai Aset Bangsa
    17/02/2020 - 18:44
  • Link Live Streaming Persija Jakarta vs Madura United
    Link Live Streaming Persija Jakarta vs Madura United
    17/02/2020 - 18:37
  • Bayar SPP Pakai GoPay Kini Bukan Lagi Guyonan
    Bayar SPP Pakai GoPay Kini Bukan Lagi Guyonan
    17/02/2020 - 09:49
  • Asyik Menyelam, Pria Ini Syok Bertatap Muka dengan Anaconda Raksasa
    Asyik Menyelam, Pria Ini Syok Bertatap Muka dengan Anaconda Raksasa
    17/02/2020 - 06:35
  • Jagat Bulutangkis Gempar, Anthony Ginting Rebut Ranking 3 Dunia
    Jagat Bulutangkis Gempar, Anthony Ginting Rebut Ranking 3 Dunia
    17/02/2020 - 12:22
  • Tripping Jump, Challenge Mematikan di Tiktok yang Banyak Makan Korban
    Tripping Jump, Challenge Mematikan di Tiktok yang Banyak Makan Korban
    17/02/2020 - 07:45
  • Kekayaannya Dipertanyakan, Nikita Mirzani: Gua Pelihara Tuyul
    Kekayaannya Dipertanyakan, Nikita Mirzani: Gua Pelihara Tuyul
    17/02/2020 - 13:09