Peristiwa Daerah 3M Lawan Covid

MUI Jawa Barat Minta Pemprov Siapkan Tempat Isolasi di Pesantren

Senin, 05 Oktober 2020 - 13:17 | 52.34k
Sekertaris Umum MUI Jawa Barat Rafani Akhyar. (FOTO: Dok MUI Jawa Barat)
Sekertaris Umum MUI Jawa Barat Rafani Akhyar. (FOTO: Dok MUI Jawa Barat)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, BANDUNGMUI Jawa Barat (Jabar) meminta Pemprov Jabar segera menyiapkan tempat isolasi khusus di pesantren menyusul adanya temuan klaster baru Covid-19 dikalangan santri seperti yang terjadi di Tasikmalaya dan Kuningan.

Sekertaris Umum MUI Jawa Barat Rafani Akhyar mengatakan, saat ini sebaran Covid-19 sudah masuk pondok pesantren di wilayah Jawa Barat. "Ini menjadi lonceng peringatan pada beberapa pondok pesantren lain di Jawa Barat usai adanya klaster di Tasikmalaya dan Kuningan," ungkap Rafani dikonfirmasi Senin (5/10/2020).

Advertisement

Rafani menyeruakan agar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 saat ini lebih diperhatikan oleh para pengurus pondok pesantren. "Pemerintah provinsi sebisa mungkin lebih memperhatikan kondisi Ponpes (pondok pesantren). Memang bagusnya di lingkungan pesantren itu ada tempat khusus untuk isolasi, untuk karantina supaya dimudahkan," ujar Rafani.

Rafani menjelaskan, untuk klaster Ponpes di Kuningan dan Tasikmalaya ada baiknya tidak memulangkan santri ke rumah masing-masing. Sebab, menurutnya, jika dipulangkan ditakutkan menyebarkan ke beberapa anggota keluarga lainnya.  "Kalau karantina di rumah masing-masing kan takutnya menimbulkan kluster baru," ungkapnya. 

Rafani juga mengusulkan, solusi untuk mencegah adanya penularan di luar klaster Ponpes, ada baiknya dibangun tempat khusus isolasi di di Ponpes yang menjadi klaster ini. Penanganan masalah corona pun beres di satu tempat. 

"Jadi akan lebih bagus, jika sudah keliatan ini banyak ada kluster, pemerintah bekerja sama dengan pesantrennya membuat tempat isolasi berupa karantina khusus. Jadi supaya tidak terlalu repot, apalagi ini kan anak-anak santri," pungkas Rafani mewakili pengurus MUI Jawa Barat. (*)

***

Pesan Redaksi

Mari bersama-sama melawan Covid-19. TIMES Indonesia mengajak seluruh pembaca ikut mengkampanyekan gerakan 3M Lawan Covid, dengan selalu menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas apapun sehari-hari. Ingat pesan Ibu, pakai masker, selalu cuci tangan dan selalu jaga jarak serta hindari kerumunan(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES