Ini Penjelasan Wali Kota Malang tentang Konsep Kayutangan Heritage

TIMESINDONESIA, MALANG – Proyek pembangunan kawasan Kayutangan Heritage Malang, Jawa Timur menuai hujatan dari warganet. Wali Kota Malang Sutiaji langsung membuat klarifikasi.
Ruas jalan Kayutangan Heritage sudah dibuka pada Senin (21/12/2020). Namun, pembukaan ruas jalan tersebut bukan peresmian kawasan Kayutangan Heritage yang digadang-gadang menjadi kawasan wisata Kota Malang.
Advertisement
Warga melalui media sosial menyebarkan postingan gambar ekspektasi dan realita usai dibukanya jalan tersebut. Akun Facebook bernama Nugraha Jays memposting gambar tersebut.
"Tak kira paving di perempatan BCA kayu tangan ada motif lingkaran seperti di video perencanaan. Mungkin karena musim hujan jadinya belum di cat abu2 gelap spt warna aspal sebelume. semoga hasil akhir semua seperti video perencanaan yang ada sebelume," tulisnya yang disambut 401 likes dan 188 komentar.
Di akun YouTube Sam Sutiaji, ia membeberkan bahwa pembangunan Kayutangan Heritage belum selesai. Yang dibuka itu kata dia hanya akses jalan masuk saja.
"Jadi yang dibenahi itu adalah kanan kiri. Samping kanan samping kiri, mulai koridor 1 PLN sampai BCA, itu mediannya tetep tapi kanan kiri ini dilebarkan. Trotoarnya dilebarkan 4 meter 4 meter. Terus dari BCA ke Kayutangan median tengah nanti dihilangkan jari jalan itu satu arah," urainya.
Ia juga menjelaskan, samping kanan kiri akan dilebarkan untuk menampung kegiatan-kegiatan dan kreativitas milenial dan masyarakat Kota Malang.
"Dilebarkan untuk kongkow-kongkow tempat muda-mudi dan masyarakat Kota Malang menikmati keindahan Malang. Ada tempat duduk, terus ada tenant-tenant , musik nanti ditaruh disana. Itu koridor 2 dan 3," tuturnya.
Wali Kota menegaskan, jika kawasan Kayutangan Heritage Malang belum resmi dibuka.
"Jadi ini belum selesai, baru dibuka andesitnya yang koridor 1 dan koridor 2. Kenapa disitu ada andesit? Karena ini biar pelan jalannya nanti karena akan melihat ke situs Kayutangan yang menjadi Kota Heritage," imbuhnya.
Masyarakat nantinya akan disuguhkan nuansa baru potret perkotaan yang sarat akan sejarah. Kawasan sekitar sana dikelilingi bangunan-bangunan kuno dengan sungai (sungai) yang sudah ditata dan dibersihkan.
"Harapannya, orang nanti kalau kepingin masakan Malangan, masuk ke kampung-kampung itu. Tapi di depan tempat kongkow-kongkow anak muda, tempat mengekspresikan kegiatannya," pungkasnya.
Sebagai informasi, proyek pembangunan tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sekitar Rp23 miliar.
"Mudah-mudahan koridor 1 dan 2, koridor 3 akan dibangun oleh Pemkot Malang. Nanti selesai pada bulan Agustus diresmikan. Kayutangan menjadi ibu kota Heritage Malang Raya," kata Wali Kota Malang Sutiaji mengenai pembangunan kawasan Kayutangan Heritage Malang. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |
Publisher | : Sholihin Nur |