Peristiwa Daerah

Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Malang Fokuskan Relaksasi di Dua RS Darurat

Selasa, 05 Januari 2021 - 11:43 | 28.57k
Salah satu RS Darurat, yakni RS Lapangan Idjen Boulevard, Kota Malang. (Foto: Dok. Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Salah satu RS Darurat, yakni RS Lapangan Idjen Boulevard, Kota Malang. (Foto: Dok. Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MALANG – Lonjakan kasus Covid-19 yang semakin signifikan di Kota Malang, Jawa Timur, membuat Wali Kota Malang Sutiaji akan segera memfokuskan relaksasi sebagai fungsi sesungguhnya di dua RS Darurat, Kota Malang.

Menurut Sutiaji, kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan jumlah pasien sejak pertengahan Desember 2020 lalu.

Advertisement

"Sekarang memang sedang fluktuasi, semakin hari terus naik. Jadi kita harus bergerak cepat guna menangani peningkatan kasus ini," ujar Sutiaji, Selasa (05/01/2021).

Sutiaji mengatakan, berdasarkan laporan dari ahli epidemologi, dalam beberapa waktu kedepan akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 pasca libur panjang Nataru.

"Menurut ahli Epidemologi menyampaikan saat ini masih akan terus meningkat dan masih belum puncak-puncaknya," katanya.

Sutiaji menambahkan, untuk saat ini akan lebih memfokuskan di dua RS Darurat Covid-19, yakni Safe House di Jalan Kawi dan RS Lapangan Idjen Boulevard guna melakukan fungsinya untuk merelaksasi para pasien.

Untuk saat ini, Pemkot Malang juga membahas izin operasional dari Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia (BPSDM) sebagai Safe House milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) yang dimana per Januari 2021 sudah habis izinnya.

"Safe House kita sebenarnya saat ini sudah habis izinnya. Saya sudah instruksikan Sekda untuk segera minta perpanjangan izin kepada Gubernur Jatim. Jadi kemungkinan besar izin penggunaan BPSDM akan kita perpanjang," tuturnya.

Terpisah, Penanggung Jawab Operasional RS Lapangan Idjen Boulevard, dr Kohar Hari Santoso menyampaikan, untuk update tingkat ketersediaan RS Lapangan Idjen Boulevard sudah mencapai 90 persen dari kapasitas maksimal.

"Untuk bed isolasi telah terisi sebanyak 208 bed dan sudah pulang dengan keadaan sembuh sebnyak 138 pasien. Hingga saat ini RS Lapangan Idjen Boulevard telah menampung total sebanyak 211 pasien selama dibukanya RS Lapangan dan saat ini yang sedang dirawat sebanyak 54 pasien," ucapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES