Peristiwa Daerah

PMII Desak Pemkab Bondowoso Tindak Pabrik Sumpit yang Limbahnya Cemari Sawah

Sabtu, 30 Januari 2021 - 18:10 | 56.68k
Sejumlah pengurus PC PMII Kabupaten Bondowoso Jawa Timur saat turun lapangan untuk melihat langsung akibat limbah pabrik sumpit PT Bonindo (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
Sejumlah pengurus PC PMII Kabupaten Bondowoso Jawa Timur saat turun lapangan untuk melihat langsung akibat limbah pabrik sumpit PT Bonindo (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bondowoso meminta Pemkab Bondowoso, Jawa Timur tegas dan segera memberikan tindakan, terhadap pabrik sumpit PT Bonindo di Desa Pekauman Grujugan, karena limbah yang dihasilkan mencemari sawah warga.

Ketua Umum PC PMII Bondowoso, Saiful Khoir mengaku sudah turun lapangan untuk melihat langsung dampak lingkungan yang diakibatkan limbah tersebut.

Advertisement

"Dampak buruk yang dirasakan oleh warga setempat akibat limbah pabrik tersebut sangat memprihatikan," katanya, Sabtu (30/1/2021).

Berdasarkan pengakuan warga, bau limbah tersebut sangat menyengat.  Bahkan air sumur yang biasa digunakan untuk minum kotor dan mengeluarkan bau menyengat, sehingga tidak dapat digunakan. 

"Limbah ini sangat berdampak terhadap warga di sini. Kadang tak jarang air limbah meluap hingga ke permukiman warga," jelasnya.

Berdasarkan hasil pengumpulan data dari warga, lanjut Khoir, limbah tersebut sudah sekitar dua tahun mengganggu warga.

Dia mendesak Dinas Lingkungan Hidup Bondowoso segera mengambil tindakan untuk menangani masalah ini. "Karena sudah banyak warga yang terdampak akibat aliran limbah ini," katanya.

Menurutnya, terdapat beberapa titik di dusun Daringan yang sangat terdampak limbah ini, air sumur keruh dan tidak dapat digunakan dan mengeluarkan bau yang tak sedap. "Oleh karenanya pemerintah terkait harus segera bertidak tegas dalam menyelesaikan persoalan limbah ini," tegasnya.

Tanggung jawab itu bukan hanya milik pemerintah, tetapi pabrik harus segera memberikan respon terhadap limbah ini.

"Iya bisa menyediakan alat teknologi pengelola limbah atau menyediakan saluran khusus pembuangan limbah, jika pemerintah dan pihak pabrik enggan merespon, maka PC PMII Siap mengawal hingga tuntas dalam persoalan ini," paparnya.

Diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polres Bondowoso sudah melakukan penyelidikan langsung ke lokasi dan mengambil sample limbah pabrik sumpit. "Nantinya sample limbah itu aka diuji di laboratorium. Nanti hasilnya seperti apa, akan kami kabarkan kembali,” terang Satreskrim AKP Agung Ari Wibowo. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES