Rektor ITN Malang Wafat, Sutiaji: Beliau Tidak Banyak Bicara Tapi Banyak Kerja

TIMESINDONESIA, MALANG – Wali Kota Malang Sutiaji mengenang sosok Rektor ITN Malang Prof Dr Ir Kustamar, MT yang baru saja wafat sebagai pribadi yang punya komitmen dan pekerja keras.
"Beliau orang baik, tidak banyak bicara tapi banyak kerja kerja dan kerja. Beliau guru besar yang banyak memberikan kontribusi kepada kami," kata Sutiaji sebelum shalat jenazah di rumah duka, Sulfat, Kota Malang, Senin (8/2/2021).
Advertisement
Dari situ ia mengaku banyak belajar dari pribadi Prof Kustamar. Selama menjalankan program pentahelix yang salah satu elemennya adalah akademisi, Sutiaji mengaku Prof Kustamar banyak membantu.
Orang nomor satu di Kota Malang itu merasa sangat kehilangan setelah mendapatkan kabar Prof Kustamar meninggal dunia. Atas nama Pemkot Malang ia mengungkapkan bela sungkawa yang amat mendalam atas kepergian almarhum menghadap Sang Ilahi.
"Semuanya adalah otoritas penuh dari Allah SWT. Jabatan semua kita tinggalkan. Mudah-mudahan kehadiran kita menambah keyakinan kita bahwa hidup bukan milik kita," bebernya.
Rektor ITN Malang Prof Dr Ir Kustamar MT meninggal dunia hari ini Senin (8/2/2021). Ia menghembuskan napas terakhir di usia 57 tahun.
Beliau wafat tadi jam 3 subuh di kediamannya di Sulfat karena sakit," kata Kepala Humas ITN Malang F.X. Ariwibisono, ST., M.Kom kepada TIMES Indonesia.
Rektor kelahiran 1 Februari 1964 itu meninggal dunia bukan karena terpapar Covid-19. Namun, Ari belum bisa memastikan terkait penyakit yang diderita rektornya itu.
"Saya pastikan tidak benar itu karena Covid," tegasnya.
Wali Kota Malang Sutiaji melepas kepergian Rektor ITN Malang Prof Kustamar MT di kediamannya dan mengikuti sholat jenazah bersama-sama. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Imadudin Muhammad |
Publisher | : Rizal Dani |