Peristiwa Daerah

Warga Temukan Puluhan Telur di Bantaran Bengawan Solo Lamongan, Diduga Telur Buaya

Kamis, 11 Februari 2021 - 15:24 | 135.62k
Puluhan telur yang ditemukan warga di bantaran Bengawan Solo Lamongan, Kamis (11/2/2021). (FOTO: Fatonil Azis for TIMES Indonesia)
Puluhan telur yang ditemukan warga di bantaran Bengawan Solo Lamongan, Kamis (11/2/2021). (FOTO: Fatonil Azis for TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Warga Desa Prijekngablak, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan dihebohkan dengan penemuan puluhan telur di bantaran Bengawan Solo. Warga menduga telur tersebut sebagai telur buaya.

Telur-telur tersebut ditemukan oleh Sofyan, warga setempat, ketika akan beraktivitas di kebun yang terletak di bantaran Bengawan Solo, Kamis (11/2/2021).

Advertisement

"Yang nemu itu saudara saya, Pak Sofyan, tadi pagi waktu berangkat ke tegalan (kebun) dekat Bengawan," kata Fatonil Azis, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Saat ditemukan, telur yang berjumlah lebih dari 20 butir tersebut berada di daratan, tak jauh dari bibir Bengawan Solo.

Karena tidak tahu harus berbuat apa, telur-telur yang berukuran segenggaman tangan orang dewasa itu kemudian dibawa pulang.

"Sekarang telurnya ada di rumah Pak Sofyan dan sudah kita sampaikan ke Pak RT," ujar Azis.

Lebih lanjut Azis mengatakan, hingga kini warga masih belum mengetahui secara pasti apakah telur tersebut merupakan telur buaya atau telur lainnya.

"Itu telur buaya atau telur apa ya ndak tahu, orang desa kan minim pengetahuan," ucapnya.

Telur berwarna putih yang diduga telur buaya itu pun memancing rasa penasaran warga. Tak sedikit warga yang datang untuk melihat secara langsung telur yang ditemukan di bantaran Bengawan Solo Lamongan. "Sampai sekarang telurnya belum diapa-apakan, cuma di foto-foto aja. Banyak penduduk kampung sini yang lihat," kata Azis. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES