Tolak Pemakaman Ibu Secara Prokes, Remaja di Bondowoso Positif Covid-19

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Seorang remaja di Kabupaten Bondowoso berinisial S, yang beberapa waktu lalu menolak jenazah ibunya dimakamkan secara protokol Covid-19 menjalani rapid antigen. Hasilnya dinyatakan positif.
Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Mohammad Imron mengatakan saat ini yang bersangkutan diisolasi dan akan menjalani tes swab PCR untuk memastikan kembali apakah terpapar Covid-19 atau tidak.
Advertisement
"Sumber penularan belum diketahui secara pasti. Bisa jadi tertular ibunya," katanya saat dikonfirmasi.
Pihaknya telah melakukan pelacakan kontak (contact tracing) kepada keluarga dan orang-orang yang melakukan kontak erat dengan S.
"Itu dilakukan agar penularan Covid-19 tak semakin meluas. Terakhir, kami melakukan tracing pada Jumat kemarin. Kami akan terus melakukan tracing," paparnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat Bondowoso ketika ada anggota keluarga yang meninggal dan hasil diagnosa dokter dinyatakan positif Covid-19 untuk tidak menolak proses pemakaman.
"Sebab, sesuai regulasinya, jenazah pasien Covid-19 harus dimakamkan dengan protokol yang sudah ditentukan," jelasnya.
Dia juga memastikan, tidak ada satu pun warga Bondowoso yang dicovidkan oleh tenaga kesehatan. Karena diagnosa berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium yaitu swab PCR atau TCM.
"Semua ini dilakukan semata untuk mencegah agar tidak ada anggota keluarga atau kerabat yang tertular Covid-19," ujarnya.
Apabila pemakaman dilakukan secara mandiri kata dia, atau tak menggunakan protokol Covid-19, tentu ada potensi penularan. Baik, karena pemulasaran tidak dilakukan sesuai aturan dan akibat berkerumun.
Diberitakan sebelumnya, salah seorang pemuda warga Desa Kajar Kecamatan Tenggarang, Bondowoso menolak ibunya dimakamkan secara protokol Covid-19. Padahal, hasil tes swab menunjukkan bila ibunya positif Covid-19.
Pemuda tersebut mengancam membakar mobil polisi sambil mengacungkan pedang jenis samurai. Atas perbuatannya, pemuda yang menolak proses pemakaman pasien Covid-19 tersebut diamankan aparat kepolisian. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Irfan Anshori |
Publisher | : Sofyan Saqi Futaki |