Jember Belum Siap Terapkan E-TLE, Ini Alasannya

TIMESINDONESIA, JEMBER – Satlantas Polres Jember akan segera berkoordinasi dengan Pemkab Jember untuk memberlakukan E-Tilang atau Electronic Traffic Law Enforcemen atau E-TLE.
Hal tersebut dikatakan Kasatlantas Polres Jember AKP Jimmy H. Manurung kepada awak media, Kamis (25/3/2021).
Advertisement
"Dibutuhkan persiapan yang matang dan kompleks, jika sudah siap, tentu E-TLE akan diterapkan di Jember," kata Jimmy.
Jimmy menerangkan, secara umum saat ini Jember memang belum siap untuk menerapkan E-TLE.
Pasalnya, meski sejumlah CCTV (Closed Circuit Television) telah terpasang di beberapa ruas jalan di Kabupaten Jember, namun tidak dapat difungsikan untuk E-TLE.
"Karena spesifikasinya tidak sesuai," ujarnya.
Dia mengungkapkan bahwa CCTV yang ada saat ini hanya untuk melakukan pengawasan lalu lintas.
"Dan CCTV yang ada di Jember hanya sebatas untuk mengawasi kendaraan yang nakal, yakni melanggar rambu-rambu, dan terhubung ke TMC (Traffic Management Center),” ungkap Jimmy.
Sebagaimana telah diberitakan, Dirlantas Polda Jawa Timur secara bertahap mulai memberlakukan penerapan E-TLE di beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur.
Jika pada awal Maret, penerapan E-TLE di berlakukan di empat kabupaten/kota di Jatim, yakni Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto, di akhir bulan Maret jumlah kota yang menerapkan E-TLE bertambah menjadi tujuh kabupaten/kota, yakni Lamongan, Batu, dan Tulungagung.
Di Jatim sendiri, saat ini terpasang kamera E-TLE di 55 titik, yakni 39 titik di Surabaya, 3 titik di Sidoarjo, 4 titik di Kota Madiun, 5 titik di Kota Gresik, 2 titik di Lamongan, 1 titik di Batu, dan 1 titik lagi di Tulungagung. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Dody Bayu Prasetyo |
Publisher | : Lucky Setyo Hendrawan |