Peristiwa Daerah

Humas Pemkot Surabaya: Hoaks, Video Kontainer Tabrak Motor di Menganti

Minggu, 04 April 2021 - 10:23 | 35.29k
Kontainer Tabrak Motor dipastikan hoaks bukan terjadi di Surabaya (Foto: Humas Pemkot for TIMES Indonesia)
Kontainer Tabrak Motor dipastikan hoaks bukan terjadi di Surabaya (Foto: Humas Pemkot for TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Surabaya (Pemkot Surabaya) Febriadhitya Prajatara menjelaskan video viral kontainer tabrak motor yang bertuliskan "di Menganti Surabaya" dipastikan hoaks.

Ia memastikan video tersebut bukan terjadi di Kota Surabaya.

Advertisement

Febri menjelaskan, video viral tersebut terjadi di Distrik Ben Luc, Provinsi Long An Vietnam pada 2 Januari 2019 lalu. Makanya, dia kembali menekankan kecelakaan itu bukan terjadi di Jalan Menganti Surabaya.

hoak b

"Berdasarkan hasil penelusuran, itu tidak benar. Video itu bukan terjadi di kota kita ya," kata Febri saat ditemui di Kantor Bagian Humas Jalan Jimerto  6-8 Surabaya, Sabtu (3/4/2021).

Ia menceritakan, beredarnya video tersebut bermula dari akun Facebook bernama FiraFerndika (fb.com/fira.m.bos) yang mengunggah sebuah video yang memperlihatkan truk kontainer menabrak puluhan pengendara motor saat berada di lampu merah.

Dalam postingannya,  pemilik akun mengunggah video itu pada 30 Maret 2021 dengan memuat caption yakni "Menganti surabaya”.

"Dari situ lah video semakin beredar. Sekali lagi itu tidak benar," urai Humas Surabaya.

Oleh karena itu, ia meminta agar masyarakat lebih bijak dan cerdas dalam bermedia sosial. Apalagi yang menyangkut dengan keselamatan warga dalam berkendara.

"Demi kenyamanan dan keselamatan bersama, saya mengimbau warga tidak serta merta mempercayai postingan yang bermunculan di akun media sosial tanpa mencari tahu kebenarannya," jelas Febri.

Di kesempatan yang sama, Febri pun mengajak warga agar tidak langsung ikut memunggah sesuatu yang belum dipastikan kebenarannya. Hal itu penting dilakukan agar informasi yang tidak benar (hoaks) tidak semakin meluas. "Mari kita sama-sama memanfaatkan media sosial dengan bijak dan cerdas. Jangan sampai kita terbawa arus informasi yang belum dipastikan kebenarannya," ucap Kabag Humas Pemkot Surabaya ini. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES