Peristiwa Daerah

Dampak Gempa Malang, 3.682 Rumah Rusak dan 882 Orang Mengungsi di Kabupaten Malang

Senin, 12 April 2021 - 19:44 | 68.96k
Salah satu rumah yang rusak akibat gempa. (Foto : Muklis for TIMES Indonesia)
Salah satu rumah yang rusak akibat gempa. (Foto : Muklis for TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MALANG – Sebanyak 3.682 rumah rusak dan 882 orang di Kabupaten Malang mengungsi, dampak dari Gempa Malang yang terjadi pada akhir pekan kemarin.

Rincian rumah rusak sebanyak 996 rusak berat, 1.115 rusak sedang dan 1.571 rusak ringan. 170 unit sekolah rusak, 45 unit tempat ibadah rusak, 9 unit Faskes Rusak dan 13 unit fasilitas umum lain seperti jalan serta jembatan rusak.

Advertisement

Sedangkan untuk titik pengungsian di Desa Majangtengah, 60 jiwa, Desa Pamotan 72 jiwa, Desa Jogomulyan 200 jiwa, Desa Sumbertangkil 350 Jiwa, Desa Kepatihan 150 jiwa dan Desa Wirotaman 50 jiwa.

Gwmpa-Malang.jpgData kerusakan akibat gempa di Malang. (Foto: BPBD Kabupaten Malang)

Kecamatan Tirtoyudo menjadi jumlah pengungsi terbanyak yakni 700 jiwa. Ini merupakan data dari BPBD Kabupaten Malang pada Senin (12/4/2021) malam.

Camat Tirtoyudo, Sugeng Hari Susanta mengatakan, untuk warga yang mengungsi sudah dipindah ke tempat yang lebih layak dan tidak lagi kedinginan.

"Untuk pengungsi sudah dicarikan tempat di rumah penduduk yang masih bisa digunakan," ujarnya kepada TIMES Indonesia, Senin (12/4/2021) malam.

Gempa-Malang-4.jpgKondisi tenda pengungsian di Desa Majangtengah, Dampit. (Foto PMI Kabupaten Malang for TIMES Indonesia)

Lebih lanjut dia mengatakan, artinya pengungsi sudah direlokasi. "Sudah direlokasi sementara oleh pihak desa. Sehingga, di tenda sudah tidak ditempati lagi," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga telah mendirikan dapur umum untuk warga. "Sedangkan untuk kebutuhan mendesak saat ini adalah sembako dan material," tuturnya.

Sebagai informasi, Gempa Malang yang terjadi akhir pekan kemarin membuat Kabupaten Malang Terdampak cukup patah dengan banyaknya rumah yang mengalami kerusakan. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES