Ini Dia Negara Durasi Puasa Tercepat Hingga Terlama

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Umat Muslim di seluruh dunia menjalani ibadah puasa Ramadan antara Selasa (13/4/2021) atau Rabu (14/4/2021).
Namun demikian, diketahui durasi atau waktu setiap negara dalam menjalani puasa tidaklah sama. Hal itu dikarenakan pengaruh gerakan bumi yang disebut rotasi dan revolusi yang membuat ada perbedaan waktu terbit dan tenggelam matahari.
Advertisement
Patokan seseorang untuk melakukan puasa adalah terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari. Selama itu juga, semua Muslim wajib menahan haus dan lapar tersebut.
Oleh sebab itu, diketahui sejumlah negara harus menjalani puasa dengan waktu yang cukup lama, yakni durasi hingga 20 jam. Dan untuk durasi tercepat sekitar 11 jam.
Mengutip dari The National News durasi puasa terlama pada Ramadan tahun 2021 ini ada di Norwegia, Greenland dan Finlandia. Sementara untuk durasi tercepat yakni antara lain Selandia Baru, Argentina dan Afrika Selatan.
Akan tetapi, dari sebagian ulama, untuk Muslim yang berada di negara dengan durasi puasa terlama itu, dianjurkan agar mengikuti patokan waktu sahur dan berbuka di negara lain. Salah satunya seperti di Arab Saudi.
Berikut perkiraan durasi puasa negara dan wilayah dari yang paling cepat dan terlama:
- Durasi puasa 11.5 jam
Selandia Baru, Argentina, Afrika Selatan
- Durasi puasa 13.5 jam
Singapura, Indonesia
- Durasi Puasa 14 jam
Senegal, Thailand
- Durasi 15 jam
India, Hong Kong, Oman, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab
- Durasi puasa 15.5 jam
Mesir, Yerusalem, Kuwait
- Durasi puasa 16 jam
Jepang, Maroko, Pakistan, Iran, Libanon, Amerika Serikat
- Durasi puasa 16.5 jam
Spanyol, China, Turki
- Durasi puasa 17 jam
Prancis, Rusia, Kanada, Afghanistan
- Durasi puasa 18
Swiss
- 18.5 jam
Polandia, Inggris
- Durasi puasa 19 jam
Jerman
- Durasi 20 jam
Norwegia, Finlandia, Greenland
Demikianlah durasi waktu negara-negara dalam menjalankan puasa Ramadan 2021 ini. Dari yang tercepat dan terlama. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |
Publisher | : Ahmad Rizki Mubarok |