Satgas Covid-19 Nasional Nilai RTM Madiun Tak Layak Jadi Tempat Karantina

TIMESINDONESIA, MADIUN – Rumah Tahanan Militer atau RTM Madiun dipersiapkan Pemkot Madiun untuk tempat karantina bagi pemudik. Bangunan yang sudah tidak terpakai sejak 1980 itu dikunjungi tim Satgas Covid-19 Nasional untuk dicek kondisinya.
Anggota Tim Satgas Covid-19 Naisonal Andi Ilham Said memberikan catatan setelah melakukan kunjungan ke RTM tersebut. Menurutnya tempat tersebut tidak layak ditempati.
Advertisement
"Saya kira hanya untuk menakuti orang, itu sebagai lambang saja. Kalau ada yang datang jangan disitu tempatnya. Masih banyak yang lainnya " ujar Andi saat mengunjungi RTM, Kamis (6/5/2021).
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Madiun H. Maidi memberi tanggapan positif. Dia berharap tidak ada yang menempati RTM tersebut. "Karena tidak layak maka jangan masuk ke sana. Kalau tempat karantina tidak enak ya memang itu tempat bagi pelanggar," ujar Maidi saat dikonfirmasi.
Namun, Maidi menegaskan jika Pemkot Madiun tetap menyiapkan RTM sebagai lokasi karantina. Beberapa persiapan prasarana telah disiapkan dan tinggal beberapa hal yang akan segera diselesaikan.
"RTM hampir final. Karpet, lampu, bantal sudah ready dan ada tadi yang kurang adalah mengenai air dan akan kita perbaiki dan siapkan tanki," ujar Maidi.
Secara fisik, bangunan RTM tetap dengan kondisi semula. Cat dinding sudah kusam dan banyak yang terkelupas. Tidak ada pengecatan ulang. Ruangan bekas tahanan hanya dibersihkan saja. Lantai ubin hanya dilapisi karpet.
Sehubungan dengan larangan mudik oleh pemerintah, Pemkot Madiun telah melakukan berbagai upaya mengantisipasi kedatangan pemudik. Termasuk mwnyiapkan tempat karantina bagi perantau yang nekat mudik. Salah satunya adalah bekas rumah tahanan militer (RTM Madiun) peninggalan zaman kolonial Belanda. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Irfan Anshori |
Publisher | : Lucky Setyo Hendrawan |