Peristiwa Nasional

Masa Tanggap Darurat Bencana Gempa Malang Dicabut

Senin, 10 Mei 2021 - 19:21 | 59.91k
Kondisi bangunan yang rata dengan tanah akibat Gempa Malang. (FOTO: Binar Gumilang/TIMES Indonesia)
Kondisi bangunan yang rata dengan tanah akibat Gempa Malang. (FOTO: Binar Gumilang/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MALANG – Status masa tanggap darurat bencana Gempa Malang di Kabupaten Malang telah dicabut. Selanjutnya, masuk masa transisi dari darurat ke pemulihan.

Plt Kabid Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Kabupaten Malang, Sardono Irawan mengatakan, meski status tanggap darurat telah berakhir, perbaikan terus dilakukan.

Advertisement

Kondisi-bangunan-yang-rata-dengan-tanah-akibat-Gempa-Malang-2.jpgBupati Malang Abah Sanusi ketika meninjau lokasi Gempa Malang. (FOTO: Binar Gumilang/TIMES Indonesia)

"Hanya status yang berganti dari tanggap darurat menjadi transisi pemulihan. Status tanggap darurat telah dicabut pekan kemarin," ujarnya kepada TIMES Indonesia, Senin (10/5/2021).

Lebih lanjut dia mengatakan, masa transisi menuju kehidupan normal tersebut diharapkan akan selesai seluruhnya hingga akhir tahun 2021 mendatang.

"Artinya diharapkan pada akhir tahun ini ditargetkan pemulihan dan perbaikan bangunan, rumah maupun fasilitas yang rusak akibat gempa sudah terselesaikan," ungkapnya.

Menurutnya, fase masa transisi ini segala hal yang berkaitan dengan penanganan di masa  tanggap darurat sengaja dikurangi dan berganti dengan masa rehabilitasi dan rekonstruksi menuju kehidupan normal.

Kondisi-bangunan-yang-rata-dengan-tanah-akibat-Gempa-Malang-3.jpgBangunan rumah yang roboh akibat Gempa Malang. (FOTO: Binar Gumilang/TIMES Indonesia)

"Segala hal yang berhubungan dengan pemulihan bangunan rumah masyarkat terdampak maupun Fasilitas umum saat ini akan terus kita carikan solusinya," sebutnya.

Dia menyebutkan, kucuran bantuan dana tunggu dari BNPB maupun pemerintah pusat untuk kompensasi bencana, Pemkab Malang hingga saat ini masih terus melakukan inventarisasi.

"Data sementara, tercatat sekitar 1.600 warga yang diajukan menerima bantuan dana tunggu tersebut, meski saat ini, terus dlakukan revisi serta verifikasi," bebernya.

Selanjutnya saat ini kata dia, relawan terus melakukan penanganan dampak Gempa Malang di Kabupaten Malang terutama tiga kecamatan yang terdampak paling parah. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES