Peristiwa Nasional

Gerhana Bulan Total Terjadi Petang Ini, Simak Spot Terbaik di Malang

Rabu, 26 Mei 2021 - 14:53 | 61.10k
Ilustrasi - Gerhana Bulan Total. (FOTO: Unsplash.com)
Ilustrasi - Gerhana Bulan Total. (FOTO: Unsplash.com)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MALANG – Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sekitar petang nanti, Rabu (26/5) wilayah Indonesia akan mengalami gerhana bulan total.

Pakar Astronomi Malang, Chatief Kunjaya mengatakan, untuk wilayah Malang, spot yang paling mendukung untuk melihat gerhana bulan total, yakni di dataran tertinggi.

Advertisement

"Sebenarnya di dataran tinggi atau tempat tinggi kalau mau melihat. Saya kira untuk di Malang, lebih baik di Kota Batu. Tempatnya tinggi, tinggal memilih tempat yang pemandangannya ke arah timur dan tak terhalang (bangunan tinggi atau pegunungan)," ujarnya Chatief, Rabu (26/5/2021).

"Nanti terbuka ke timur dan agak ke tenggara. Sebab nanti bulan saat gerhana akan nampak rendah dekat horizon, karena baru terbit," imbuhnya.

Selanjutnya, jika masyarakat ingin melihat gerhana bulan total di Kota Malang, kata Chatief, lebih baik memilih gedung atau bangunan yang tinggi dengan koordinat mengarah ke timur sedikit ke tenggara.

"Kalau di Kota Malang sebaiknya gedung tinggi. Tapi agak khawatir juga bisa terhalang gunung Semeru. Jadi harus cari posisi yang pas," katanya.

Sementara itu, Kepala BMKG Stasiun Geofisika, Karangkates, Malang, Mamuri membeberkan jadwal untuk menyaksikan gerhana bulan total di Malang Raya. Saat bulan terbit, mulai pukul 16.44 WIB hingga pukul 20.51 WIB yang berlangsung sekitar empat jam.

"Untuk puncaknya itu mulai pukul 18.09 WIB sampai dengan 18.28 WIB. Itu berlangsung sekitar 18 menit. Jadi memang posisi bayangan bumi persis di atas, menutupi seluruh bulan," katanya.

Fenomena gerhana bulan total tersebut, lanjut Mamuri, terjadi ketika posisi matahari, bumi dan bulan berada di garis lurus atau sejajar. Untuk wilayah Malang Raya, tidak bisa melihat proses gerhana bulan total dari awal, yakni ketika adanya kontak bayangan bumi dan bulan. "Namun kita (masyarakat Malang Raya) sudah bisa menikmati gerhana sebagian. Jadi mulai bulan tertutupi bayangan bumi sebagian itu kita sudah bisa dinikmati," ungkapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES