Kantor Bappeda Ponorogo Ditutup Setelah 4 Pegawainya Positif Covid-19

TIMESINDONESIA, PONOROGO – Covid-19 klaster perkantoran di lingkungan Pemkab Ponorogo Jawa Timur kembali merebak. Hal tersebut dibuktikan dengan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Seperti yang terjadi di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Ponorogo.
Advertisement
Organisasi Pimpinan Daerah yang dipimpin Sumarno ini terpaksa menutup tiga ruangan setelah emat ASN-nya terserang Covid-19.
Kepala Bappeda Litbang Ponorogo Sumarno kepada wartawan Rabu (9/6/2021) mengatakan, peutupan sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu terhadap tiga ruangan yang terdiri dari ruangan sekretariat, Bidang Rendalev (Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi), dan Bidang Sarana Prasarana.
"Dari 15 ASN hanya pejabat struktural saja yang diperbolehkan masuk, sementara ASN staff dirumahkan untuk menjalani Work From Home (WFH) kata Sumarno.
Selain kantor Bappeda Litbang Ponorogo, kantor Dinas Kesehatan Ponorogo terdapat 7 ASN yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo Agus Pramono menyatakan, pihaknya kini merumahkan sebagian besar staffnya dan hanya ASN struktural saja yang diperbolehkan masuk.
"Dinkes kena 7 orang, saat menangani pasien dan makan di luar," ucap Agus Pramono.
Ia pun menjelaskan, pihaknya langsung melakukan tracing terhadap 4 ASN Bappeda dan 7 ASN Dinkes. Menurutnya dari hasil tracing kontak erat tidak ditemukan tambahan kasus baru dari 11 ASN tersebut.
"Sudah di tracing, hasilnya semua negatif. Saat ini kita lakukan isolasi mandiri," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Agus Pramono. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |
Publisher | : Rizal Dani |