Rani, Sapi Terkecil di Dunia Ditawar untuk Dijadikan Hewan Kurban Idul Adha

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Masyarakat Ibu Kota Bangladesh dihebohkan dengan seekor sapi yang diklaim terkecil di dunia. Rani, nama sapi terkecil di dunia itu memiliki tinggi 50,8 sentimeter. Tempatnya di sebuah peternakan di Savar di pinggiran Dhaka.
Dikutip dari China Xinhua News, Sapi berusia 23 bulan yang namanya berarti "Ratu" itu dibeli oleh perusahaan Shikor Agro Industries Limited dari peternakan lain di Distrik Naogaon, Bangladesh barat laut, sekitar setahun lalu.
Advertisement
Saat ini, hewan dengan panjang 66,04 sentimeter dan bobot 26 kilogram itu didaftarkan ke Guinness Book of Records, dengan sang pemilik mengklaim sapinya merupakan sapi terkecil di dunia.
Tanvir Hasan, manajer di perusahaan itu menjelaskan, saat ini pemegang rekor dunia, yakni sapi terkecil dari Negara Bagian Kerala di India, memiliki tinggi hampir 61,2 sentimeter.
"Tim dokter hewan kami telah mengonfirmasi bahwa Rani sudah mempunyai dua gigi dan kini berusia 23 bulan. Dia tidak akan tumbuh lagi," jelasnya dikutip TIMES Indonesia, Selasa (13/7/2021).
Berinteraksi dengan Sapi Lain
Md Mamun adalah seorang gembala sapi di peternakan susu yang telah merawat Rani selama 11 bulan. Ia mengaku, Rani adalah jenis sapi yang paling unik, tetapi dia berinteraksi dengan sapi lainnya.
Kata dia, semua sapi lainnya mengonsumsi lebih banyak makanan, tetapi Rani tidak banyak makan. Setiap hari Rani mengonsumsi 100 gram biji-bijian pada pagi hari dan 100 gram lagi pada sore hari.
"Rani dimandikan setiap pagi dan dibersihkan pada sore hari, karena dia akan kesal jika ada kotoran," kata Mamun.
"Saya memiliki hubungan yang erat dengannya, keberadaan saya selalu membuatnya gembira dan saya sangat senang merawatnya," imbuh Mamun.
Jadi Pusat Perhatian
Sementara itu, Kamrul Hasan, Direktur Signature Group, mengatakan sejak Rani tiba di peternakan mereka, tempat itu kedatangan banyak sekali pengunjung dari berbagai daerah.
"Kami memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk melihat Rani dengan mematuhi aturan kesehatan selama epidemi, setiap hari sejak siang hingga sore pukul 16.00 (waktu setempat)," katanya.
Ia mengaku, tak sedikit pengunjung yang menawar untuk membeli sapi terkecil di dunia tersebut. Salah satunya untuk dijadikan sapi kurban saat Hari Raya Idul Adha dengan harga hingga 1.500.000 taka (atau Rp256,4 juta). Meski akhirnya tetap ditolak dan tidak dijual. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |
Publisher | : Rizal Dani |