Pemerintahan

Wakil Wali Kota Malang Bagikan Obat Herbal untuk Immune Support Secara Gratis

Kamis, 05 Agustus 2021 - 21:34 | 40.42k
Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko menunjukan produk obat herbalnya. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko menunjukan produk obat herbalnya. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MALANG – Pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum juga usai membuat masyarakat harus tetap mentaati protokol kesehatan dan juga mengoptimalkan kesehatan tubuh dengan cara menjaga imunitas. Hal ini yang menjadi perhatian Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko yang membagikan obat herbal dengan nama Axxatha Herbal Supplement kepada masyarakat luas secara gratis.

Pria yang akrab disapa Bung Edi tersebut menceritakan bahwa ia bersama tim memulai produk herbal tersebut sejak tahun 2020 lalu. Ramuan herbal yang terbuat dari bahan daun pohon mandala tersebut yang kemudian dilakukan proses destilasi hingga uji lab sampi bisa dikonsumsi semua kalangan.

Advertisement

"Jadi proses destilasi, tetesan embun-nya ini yang dimanfaatkan untuk membuat ketahanan tubuh tetap terjaga. Ini sebagai immune support," ujar Bung Edi, Kamis (5/8/2021).

Bung Edi mengatakan awalnya ia pun tidak percaya begitu saja lantaran pada awal pandemi Covid-19 banyak juga orang yang meracik ramuan herbal guna meningkatkan imunitas tubuh.

Akan tetapi, secara diam-diam Bung Edi menguji khasiat yang ada di dalam pohon mandala melalui uji lab yang dilakukan di Polkesma Malang.

Setelah itu, diketahui bahwa ramuan yang dihasilkan dari pohon mandala tersebut ternyata memiliki beberapa kandungan yang banyak khasiatnya.

Seperti halnya, Stearamide sebagai anti kanker, Urocaniac Acid sebagai anti alergi dan meningkatkan daya tahan tubuh Quercitine dan Reynoutrin sebagai penangkal Covid-19, penghambat protese inhibitor in silico dan anti hepatitis.

"Setelah produknya jadi, saya lab kan. Ternyata banyak sekali khasiat ya dan sudah tertera di dalam kemasan juga," imbuhnya.

Sejak diproduksi, obat herbal tersebut ternyata cukup menyitaperhatian masyarakat. Pasalnya, tak hanya warga Kota Malang, aman tetapi banyak warga luar Kota Malang juga mengonsumsi obat herbal tersebut.

Menurut Bung Edi, dengan dibagikannya obat herbal tersebut secara gratis, menjadi salah satu bentuk untuk menolong sesama.

"Saya dan tim niatnya menolong sesama. Ini bagian dari ikhtiar kita untuk sembuh dari penyakit. Alhamdulilah banyak yang cocok. Siapapun yang membutuhkan monggo bisa datang ke saya dan bisa diinformasikan ke saya, saya beri," tuturnya.

Saat ini, obat herbal tersebut terus diproduksi setiap harinya sekitar 250 hingga 350 botol dengan berbagai kemasan. 

Bung Edi berharap, obat herbal yang ia produksi tersebut bisa bermanfaat terhadap banyak orang. Tidak hanya warga Malang Raya, namun untuk seluruh Indonesia.

Untuk cara mengkonsumsinya pun cukup mudah, hanya dengan meneteskan ke hidup ataupun langsung dikonsumsi segelah makan dengan takaran satu sendok teh sudah bisa.

"Saya ingin mudah-mudahan bisa membantu seluruh masyarakat. Kalau bisa tidak hanya di Malang, tapi secara Nasional," pungkas Wakil Wali Kota Malang ini.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES