Kerja Bakti Bongkar Mushala, Manula di Banyuwangi Meninggal Tertimpa Tembok

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Nasib pilu menimpa seorang kakek berinisial S (68) asal Dusun Krajan, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Dirinya harus meregang nyawa tertimpa tembok mushala saat kerja bakti membongkar bangunan mushala tua, Senin (13/9/2021).
Insiden nahas yang menimpa pria separuh abad lebih itu, bermula pada pukul 10.30 WIB. Saat itu dirinya bersama 30 masyarakat setempat sedang kerja bakti membongkar bangunan mushala.
Advertisement
Rencana, di sekitar lokasi pembongkaran mushala tersebut akan dibangun sebuah masjid besar. Agar bisa menampung jamaah lebih banyak.
Sanusi (45) saksi mata di lokasi kejadian menuturkan, saat itu dirinya hendak memotong besi penyangga bangunan namun korban berinisiatif untuk memukul besi penyangga dengan palu. Seketika bangunan mushala roboh dan menimpa tubuh kakek malang tersebut.
"Warga sudah meneriaki korban untuk menjauh, namun sayangnya korban terjatuh karena tersandung puing bangunan Mushala," katanya.
Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu melalui Kasubag Humas, Iptu Lita Kurniawan menyampaikan korban baru berhasil dievakuasi setengah jam kemudian.
"Korban mengalami luka terkelupas pada dahi sebelah kanan, tulang tengkorak retak, pendarahan pada telinga dan hidung, luka lebam pada dada sebelah kiri dan luka lecet lecet pada kaki dan tangan," ungkap Iptu Lita.
Selanjutnya korban langsung dilarikan ke Puskesmas Benculuk. Namun sayang nyawanya tidak terselamatkan. Dan meninggal dunia saat perjalanan menuju Puskesmas.
"Saat ini jenazah korban tertimpa tembok mushala telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat," ujar Iptu Lita, Kasubag Humas Polresta Banyuwangi. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Deasy Mayasari |
Publisher | : Sofyan Saqi Futaki |