Peristiwa Daerah

Rombongan Wali Kota 'Gowes' ke Pantai, Wakil Ketua DPRD Kota Malang: Lukai Masyarakat yang Sudah Patuh Prokes

Senin, 20 September 2021 - 18:38 | 62.46k
Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Rimzah (Foto: Dok. DPRD Kota Malang for TIMES Indonesia)
Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Rimzah (Foto: Dok. DPRD Kota Malang for TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MALANG – Viralnya rombongan Wali Kota Malang saat melakukan kegiatan bersepeda (Gowes) ke wilayah Pantai Kondangmerak, Kabupaten Malang menuai kritik dari berbagai pihak. Salah satunya, Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Rimzah.

Saat dihubungi TIMES Indonesia ia mengatakan bahwa kejadian tersebut sangat melukai masyarakat yang selama ini telah menahan diri dan taat dengan protokol kesehatan.

Advertisement

Rimzah pun merasa lucu jika nantinya Wali Kota Malang bersama rombongan terbukti melanggar aturan PPKM yang seharusnya aturan yang mereka buat mereka tegakkan.

"Harusnya bisa memberi contoh untuk taat aturan, apalagi petugas kan sudah mengingatkan. Cukup lucu menurut saya kalau sampai benar-benar melanggar aturan yang seharusnya mereka sendiri tegakkan," ujar Rimzah kepada TIMES Indonesia, Senin (20/9/2021).

Politisi partai Gerindra tersebut bingung masyarakat selama ini telah dibatasi ruang geraknya. Mulai mencari nafkah pun, jalan ditutup, jam dibatasi hingga pengunjung pun dibatasi.

Namun disisi lain, aturan yang dibuat pun malah dilanggar dan menurutnya malah seenaknya berkerumun di tempat wisata yang seharusnya tutup.

"Kalau seperti ini dibiarkan, seakan-akan wajar, ya saya takut masyarakat mencontoh dan seakan-akan tidak sedang dalam kondisi Pandemi Covid-19," ungkapnya.

Rimzah merasa masyarakat Kota Malang telah terlukai dengan adanya kejadian ini. Bagaimana tidak, masyarakat yang selama ini telah dibatasi dan taat dengan prokes untuk mendukung penanganan Covid-19, malah pejabat yang membuat aturan melanggar hal tersebut.

Meski, sebelumnya pun Wali Kota Malang, Sutiaji melalui Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso telah meminta maaf dan mengklarifikasi bahwa rombongan saat di pantai hanya istirahat tak lebih dari satu jam dan loading kendaraan untuk persiapan pulang, menurut Rimzah bisa jadi kedepan akan ditiru oleh masyarakatnya sendiri dan hal ini yang ditakutinya.

"Hal ini saya rasakan akan melukai masyarakat yang sudah patuh dan taat prokes. Itu saya sangat khawatir," tegasnya.

Oleh karena itu, Rimzah meminta kepada Sutiaji bersama rombongannya untuk bisa meningkatkan Sense Of Crisis atau kepekaan dalam menghadapi krisis yang diakibatkan pandemi Covid-19. Sebab, kejadian ini telah terpublish dan dilihat oleh seluruh masyarakat, khususnya di Kota Malang.

"Harus lebih peka dengan yang sedang dialami masyarakat saat ini. Itu harus sangat ditingkatkan Sense Of Crisis beserta pak Sekda dan rombongannya. Apalagi ini sudah ditangani dan mari kita hormati prosesnya. Kita lihat bagaimana hasil proses nanti lebih lanjut," pungkas Wakil Ketua DPRD Kota Malang ini.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES