Pemerintahan

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Jelang Nataru, Wali Kota Malang Sutiaji Wacanakan Penyekatan

Rabu, 17 November 2021 - 19:12 | 40.63k
Wali Kota Malang Sutiaji saat ditemui awak media di Gedung Balai Kartini, Rabu (17/11/2021). (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Wali Kota Malang Sutiaji saat ditemui awak media di Gedung Balai Kartini, Rabu (17/11/2021). (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MALANG – Prediksi gelombang ketiga Covid-19 yang bakal terjadi di akhir tahun, bertepatan dengan libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Wali Kota Malang Sutiaji pun mempersiapkan strategi antisipasi.

Disebutkan Sutiaji, usai menghadiri rapat koordinasi antisipasi lonjakan kasus Covid-19 jelang Nataru bersama Gubernur Jawa Timur beberapa waktu lalu, Kota Malang nantinya akan dilakukan penyekatan mobilitas kendaraan.

Advertisement

"Saya kemarin rapat, itu nanti ada penyekatan ya. Tapi secara teknisnya nanti Polresta Malang Kota yang mengatur," ujar Sutiaji, Rabu (17/11/2021).

Sutiaji mengungkapkan, guna mengatasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19, tentu pergerakan orang bakal dibatasi. Mengingat, saat ini kelonggaran mobilitas pun sudah mulai terbuka lebar.

Terlebih, belajar pada tahun 2020 lalu, saat adanya libur panjang, terjadilah fluktuasi penambahan jumlah kasus Covid-19, sehingga di tahun ini perlu diperketat dan dipersiapkan.

"Harapannya Indonesia yang dianggap negara berhasil untuk menangani Pandeki Covid-19 ini, maka hangan sampai itu terjadi (lonjakan kasus Covid-19). Jalannya ya pembatasan pergerakan orang," ungkapnya.

Untuk teknis penyekatan dan titik lokasi, saat ini tengah digodok bersama Polresta Malang Kota. Nantinya, penentuan titik dan mekanisme pembatasan hingga adanya operasi Lilin akan dilaksanakan oleh Polresta Malang Kota yang berkolaborasi dengan jajaran TNI dan Pemkot Malang.

"Mesti ada (penyekatan). Secara teknis masih nanti kita rapatkan. Tusinya di kepolisian," tegasnya.

Selanjutnya, selain dari pembatasan mobilitas masyarakat, Sutiaji juga sedang menggelorakan vaksinasi Covid-19 di Kota Malang. Terlebih, capaian Herd Immunity ini tentu harapannta bisa membangun kondisi kesehatan dan meminimalisir resiko transmisi penyebaran Covid-19.

Dari data terakhir yang dipaparkan Dinkes Kota Malang, per tanggal 10 November 2021, vaksinasi Covid-19 pada dosis pertama telah mencapai 97 persen dan dosis kedua mencapai 56,12 persen.

Apalagi, Pemkot Malang juga menargetkan bisa mencapai 100 persen vaksinasi di penghujung tahun 2021 ini dan bakal melanjutkan vaksin dosis kedua hingga anak dibawah 12 tahun.

"Kita terus gelorakan (vaksinasi), karena ketika vaksin harapannya Herd Immunity terbangun. Jadi ini yang nanti bisa meminimalisir risiko transmisi dan tingkat kematiannya," pungkas Wali Kota Malang Sutiaji. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES